Menuju konten utama

Anak Usaha BCA, blu by BCA Belum Berencana untuk IPO

Blu by BCA berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp135 miliar, tumbuh 89 persen (year on year/yoy) dari periode yang sama di tahun 2024.

Anak Usaha BCA, blu by BCA Belum Berencana untuk IPO
Pengunjung melintas didepan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Hendra Lembong, belum berencana menggelar Initial Public Offering (IPO) untuk anak usahanya, PT Bank Digital BCA atau blu by BCA. Meski begitu, ia tidak menjelaskan mengapa bank dengan kode saham BBCA itu belum memberikan restu bagi anak usahanya untuk melantai di bursa saham.

“Apakah ada rencana di BCA Digital IPO? Sementara ini belum ada rencana untuk IPO ke depan,” ujarnya singkat, dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Kuartal III 2025, secara daring, Senin (20/10/2025).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengatakan kendati belum berencana IPO dalam waktu dekat, bank digital yang resmi dirilis pada Juli 2021 itu telah mencatat kinerja moncer. Pada kuartal III 2025, blu by BCA berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp135 miliar, tumbuh 89 persen (year on year/yoy) dari periode yang sama di tahun 2024.

Sementara itu, dalam sembilan pertama 2025, anak usaha BCA yang bergerak di perbankan digital itu juga mampu meningkatkan penyaluran kredit hingga 51 persen secara tahunan.

“Sekarang, sembilan bulan (pertama 2025), BCA Digital labanya mencapai Rp135 miliar dan kreditnya pun tumbuh tinggi (mencapai) 51 persen,” papar Vera.

Sementara itu, kabar IPO blu by BCA sudah berhembus sejak pertengahan tahun lalu dan semakin kuat di awal 2025. Namun, sama halnya dengan sang induk usaha, manajemen blu by BCA juga mengaku belum berencana melantai di BEI dalam waktu dekat. Sebab, sampai saat ini BCA Digital masih fokus mengembangkan layanan digital mereka sembari menunggu arahan dari BCA.

“Seperti yang disampaikan Pak Jahja (Jahja Setiaatmadja yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur BCA dan kini menjadi Presiden Komisaris BCA), ini masih terlalu dini. Fokus kita sekarang adalah mengembangkan Blu. Nanti kalau sudah benar-benar siap untuk IPO, kami ingin melepas saham dalam kondisi yang lebih tenang,” jelas Kepala Divisi Corporate Planning BCA Digital, Yoga T. Halim, dalam talk show mini studio pada BCA Expoversary, di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2025) lalu.

Baca juga artikel terkait BLU BCA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra