Menuju konten utama

Bahlil: Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Nonsubsidi Segera Dibahas

Bahlil Lahadalia minta masyarakat bijak konsumsi BBM dan tidak panic buying.

Bahlil: Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Nonsubsidi Segera Dibahas
Petugas melayani pengendara kendaraan roda dua mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bolon, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pasokan BBM bensin, solar maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam negeri aman dan tidak ada kenaikan harga di tengah dunia yang krisis energi terdampak perang di Timur Tengah. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap stabil atau flat dalam waktu dekat. Namun, pemerintah akan segera membahas penyesuaian harga untuk jenis nonsubsidi usai pulang dari kunjungan kerja ke Jepang.

“Kami sampaikan pemerintah atas arahan presiden penyesuaian harga BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat masih pakai harga sekarang,” kata Bahlil dalam konferensi pers secara daring, Selasa (31/3/2026).

Bahlil menjelaskan status yang sama juga berlaku untuk BBM nonsubsidi. Pemerintah bersama Pertamina dan operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta masih melakukan pembahasan terkait harga BBM non-subsidi, sehingga belum ada keputusan akhir.

“Untuk BBM yang non-subsidi sampai hari ini kami dengan tim Pertamina atau SPBU swasta masih melakukan pembahasan. Artinya belum ada penyesuaian harga,” ujarnya.

Bahlil juga mengimbau masyarakat cermat dalam memperoleh informasi dan bijak dalam konsumsi BBM. Ia meminta warga tidak menyebarkan kabar yang belum jelas dan mengelola informasi dengan baik demi stabilitas.

“Saya minta ke masyarakat agar informasi yang dipegang informasi dari masyarakat. Saya minta lebih cerdas mengelola informasi agar stabil,” kata Bahlil.

Selain itu, Bahlil mengajak masyarakat untuk membeli BBM secara wajar dan tidak berlebihan.

“Kita perlu membeli BBM dengan wajar dan bijak. Wajar dan bijak itu isi tangki BBM 50 liter sudah penuh untuk mobil. Kita dorong ke sana. Yang tidak begitu penting kita lakukan dengan bijak,” tuturnya.

Dalam konferensi pers, Bahlil turut mengakui, pemerintah berencana melakukan penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi. Namun, besarannya baru akan dirumuskan pada rapat lanjutan di Tanah Air.

“Menyangkut penyesuaian harga bbm nonsubsidi, akan kami kembali ke Jakarta, baru akan membahas dengan melihat dinamika yang ada,” lontarnya.

Dia mengharapkan pula, penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi tidak tinggi. “Insya Allah kalau penyesuaiannya ada, kalau tidak banyak lebih baik,” lontarnya.

Namun, Bahlil menegaskan, dirinya belum mengantongi keputusan terkait penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi. “Kalau berapanya akan kami bahas pada fase berikutnya,” tukasnya.

Baca juga artikel terkait BBM SUBSIDI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah