Menuju konten utama

Apakah BSU Tahap 3 Ada di Tahun 2025? Cek Info Terbaru

Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap pertama telah disalurkan oleh pemerintah. Lantas, apakah di tahun 2025 ini ada BSU tahap 3 seperti pada 2020 silam?

Apakah BSU Tahap 3 Ada di Tahun 2025? Cek Info Terbaru
Warga menunjukkan sejumlah uang setelah mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kantor Pos, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah telah mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap pertama sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli pekerja di tengah tekanan ekonomi. Program ini menyasar jutaan pekerja formal dan informal berpenghasilan rendah, serta merupakan salah satu dari lima paket stimulus ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penyaluran tahap I dimulai pada awal Juni 2025, dengan nominal bantuan sebesar Rp600.000 per pekerja untuk dua bulan sekaligus.

Data dari Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa hingga akhir Juni, lebih dari 2,4 juta pekerja telah menerima BSU. Sementara itu, sekitar 1,2 juta lainnya masih dalam proses pencairan akibat sejumlah kendala teknis seperti verifikasi rekening, ketidaksesuaian data, serta pemadanan lintas instansi.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia guna memastikan bantuan menjangkau seluruh penerima, termasuk mereka yang berada di daerah minim akses perbankan digital.

Apakah BSU Cair Secara Bertahap?

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebutkan bahwa dari total 3.697.836 penerima tahap I, sebanyak 2.450.068 pekerja telah menerima dana, sementara sisanya sebanyak 1.247.768 orang masih dalam proses pencairan. Penyaluran bertahap ini bertujuan memudahkan proses teknis, validasi data, dan pemantauan distribusi bantuan di berbagai wilayah.

Tahapan pencairan juga berkaitan dengan proses verifikasi dan validasi tambahan dari Kementerian Ketenagakerjaan. Meskipun pekerja dinyatakan lolos verifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, data mereka tetap harus dipadankan ulang, termasuk pengecekan kecocokan rekening, status kepesertaan aktif, dan ketidakterlibatan dalam program bantuan sosial lain seperti PKH atau Prakerja. Karena itu, waktu pencairan bisa berbeda antar-penerima tergantung kondisi data masing-masing.

Kendala teknis di bank penyalur juga berpengaruh. Jika ditemukan rekening tidak aktif, data tidak sesuai NIK, atau rekening dibekukan, bank seperti BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan BSI di Aceh perlu melakukan verifikasi ulang sebelum dana ditransfer.

Pemerintah menargetkan pencairan tahap I selesai sebelum akhir Juni, namun jika kendala masih berlangsung, penyaluran dapat berlanjut hingga awal Juli. Skema bertahap ini dirancang untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi.

Apakah BSU Tahap 3 Ada di Tahun 2025?

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai penyaluran BSU Tahap III pada 2025. Informasi terbaru masih berkutat pada pencairan tahap I dan proses verifikasi data untuk tahap II. Meskipun program ini dirancang untuk disalurkan secara bertahap sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi Presiden Prabowo, rincian lanjutan termasuk rencana tahap III belum dipublikasikan secara terbuka.

Jika merujuk pada pola tahun 2020, pemerintah saat itu menyalurkan BSU hingga tahap III. Pada September 2020, Kementerian Ketenagakerjaan menerima tambahan 3,5 juta data rekening dari BPJS Ketenagakerjaan untuk penyaluran lanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa skema bertahap hingga tiga tahap pernah diberlakukan sebagai respons terhadap tekanan ekonomi akibat pandemi.

Namun, untuk tahun ini, keberadaan dan jadwal BSU Tahap III masih menunggu perkembangan lebih lanjut, terutama hasil verifikasi data tahap II serta kesiapan anggaran. Masyarakat diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan, dan memastikan data BPJS mereka tetap aktif dan valid agar tidak terlewat dari daftar penerima.

Kapan BSU Akan Cair Lagi?

Berdasarkan pernyataan resmi Menteri Ketenagakerjaan, pencairan BSU Tahap I telah berjalan dan menjangkau lebih dari 2,4 juta pekerja. Sementara itu, sekitar 1,2 juta penerima lainnya masih dalam proses, terutama akibat kendala teknis dan administratif. Dengan mengacu pada pola sebelumnya, pencairan tahap berikutnya kini menjadi perhatian publik, khususnya bagi mereka yang telah lolos verifikasi.

Untuk tahap II, BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan data 4.535.422 calon penerima kepada Kemnaker. Saat ini, proses verifikasi tengah berlangsung untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran. Bila tidak ada hambatan berarti, pencairan BSU tahap II diperkirakan akan dimulai pada akhir Juli hingga awal Agustus 2025.

Estimasi ini berdasarkan jeda waktu 4 hingga 6 minggu antar tahap yang terjadi pada pencairan sebelumnya. Pemerintah menekankan bahwa ketepatan data lebih diutamakan daripada kecepatan penyaluran. Dengan pendekatan ini, diharapkan bantuan dapat disalurkan secara efektif, dan menjangkau pekerja yang benar-benar membutuhkan.

Baca juga artikel terkait BSU atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Lucia Dianawuri & Ibnu Azis