tirto.id - Apa kepanjangan MPLS? Pada dasarnya, hari pertama sekolah identik dengan prosesi Masa Orientasi Siswa (MOS) yang kini lebih dikenal dengan istilah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Perubahan istilah terjadi sejak adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016. Sekarang, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) memfokuskan kepada prinsip ramah sesuai aturan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026.
Dengan begitu, MPLS adalah masa bagi siswa untuk mengenal berbagai hal yang ada di dalam dan sekitar lingkungan sekolahnya. Aturan terbaru menyebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, tetapi bisa diubah lebih singkat bagi kategori instansi pendidikan tertentu (misalnya sekolah luar biasa).
Tujuan MPLS
MPLS bukan hanya memperkenalkan sistem dan budaya di sekolah, tetapi juga membantu pihak pendidik untuk melihat potensi para siswanya. Melansir laman Kemendikdasmen, berikut ini tujuan MPLS.
- Mengenal potensi, bakat, dan minat peserta didik baru.
- Membantu siswa baru untuk mengenal warga sekolah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lain di lingkungan belajarnya.
- Memperkenalkan kurikulum, rencana, tujuan, isi, bahan pembelajaran, dan cara belajar yang berlaku sesuai pedoman.
- Membantu agar siswa mengenal lingkungan sekolahnya.
Manfaat MPLS
Mengutip sumber serupa, MPLS adalah kegiatan perdana bagi murid baru guna menumbuhkan dan memperkuat karakter sekaligus profil lulusan. Sekolah menjalankan kegiatan ini dengan cara memperkenalkan warga satuan pendidikan, kurikulum, dan lingkungan belajar siswa.
Seluruh kegiatannya menyesuaikan dengan prinsip yang memuliakan dan menghormati hak anak. Siswa-siswi pun bisa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan.
Melalui pengenalan yang sesuai prinsip, MPLS bermanfaat bagi siswa untuk mengenal berbagai unsur yang ada di sekolah barunya. Dengan begitu, peserta didik bisa menjalankan proses pembelajaran secara baik.
Berikut ini manfaat MPLS selengkapnya.
- Menumbuhkan karakter dan memperkuat profil lulusan.
- Mendorong murid agar mengenal, beradaptasi, dan membangun interaksi positif di sekolah.
- Memberikan fasilitas kepada murid agar memahami kurikulum dan budaya di sekolah.
- Mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan peserta didik baru.
Contoh Materi Rangkuman MPLS
Untuk memahami materi MPLS secara lebih rinci, pihak satuan pendidikan dan panitia dapat membaca contoh rangkuman materinya. Sehubungan dengan itu, setiap instansi pendidikan tentunya memiliki identitas unik masing-masing.
Berikut contoh rangkuman materi MPLS yang bisa menjadi rujukan.
1. Profil Satuan Pendidikan
Pada bagian ini, materi MPLS menjelaskan tentang profil satuan pendidikan secara menyeluruh. Mulai dari nama sekolah, nomor sekolah, alamat sekolah, dan berbagai hal yang berkaitan dengan identitasnya.Contoh materinya sebagai berikut.
Nama Sekolah: SDN 06
NPSN: 99933215
Alamat: Jalan Rambutan No. 12, Jakarta Selatan
2. Lingkungan dan Sarana Prasarana Satuan Pendidikan
Berbagai sarana dan prasarana yang ada di lingkungan satuan pendidikan juga menjadi hal penting yang perlu siswa pahami. Contoh rangkuman materinya sebagai berikut.SDN (nama sekolah) merupakan satuan pendidikan yang berlokasi di jalan (alamat sekolah). Sekolah ini memiliki fasilitas seperti (sebutkan nama-nama fasilitas, sarana, dan prasarananya) untuk menunjang proses pembelajaran murid.
3. Prestasi Satuan Pendidikan
Selain identitas dan fasilitas, materi MPLS juga bisa menyertakan berbagai prestasi yang pernah sekolah dapatkan. Sebut misalnya sekolah atau siswa pernah memperoleh gelar prestasi sebagai berikut.SDN (nama sekolah) termasuk sebagai satuan pendidikan yang unggul karena memiliki banyak prestasi, baik itu sekolah maupun siswanya. Sebut saja pernah mendapatkan gelar sekolah terbersih pada (tahun mendapatkan gelar), juara lomba ilmu pengetahuan (tahun mendapatkan gelar), dan sebagainya.
4. Aktivitas dan Kegiatan Satuan Pendidikan
Berbagai aktivitas di satuan pendidikan juga perlu menjadi materi. Dengan begitu, siswa bisa lebih mengenal berbagai budaya, jam, proses kegiatan belajar mengajarnya nanti.Contoh rangkuman materinya sebagai berikut.
Daftar Kegiatan:
Intrakurikuler:
- Proses KBM: (tulis jamnya)
- Futsal: (tulis hari dan jamnya)
- Voli: (tulis hari dan jamnya)
- dsb.
5. Tata Tertib Satuan Pendidikan
Pihak panitia bisa merangkum berbagai tata tertib yang berlaku di satuan pendidikan. Contoh rangkuman materinya bisa menyertakan peraturan tentang jam masuk sekolah dan hal-hal yang dilarang seperti berikut.Aturan:
- Masuk sekolah pukul 06.30;
- Menggunakan seragam putih-putih pada hari Senin, putih-merah pada hari Selasa, pramuka pada hari Rabu, batik pada hari Kamis, dan muslim pada hari Jumat;
- Tidak boleh menggunakan perangkat elektronik saat jam belajar;
- dsb.
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id


































