Menuju konten utama

Jadwal dan Kegiatan MPLS Ramah 2026 Sesuai Panduan Kemendikdasme

Jadwal & kegiatan lengkap MPLS Ramah 2026 sesuai panduan Kemendikdasmen untuk TK-SMA pada 13-17 Juli. Cek rincian agendanya di sini!

Jadwal dan Kegiatan MPLS Ramah 2026 Sesuai Panduan Kemendikdasme
MPLS. ANTARA FOTO/Moch Asim/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jadwal dan kegiatan MPLS Ramah 2026 kini resmi mengacu pada panduan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menjelang pergantian tahun ajaran baru, seluruh siswa dari jenjang TK hingga SMA bersiap mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah ini selama lima hari. Pada pelaksanaannya, program ini mengusung slogan utama yaitu "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah".

Melalui pendekatan yang humanis, panduan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Masa transisi ini dinilai sangat penting agar para murid baru dapat menyesuaikan diri secara sosial, emosional, maupun akademik di lingkungan yang baru. Seluruh rangkaian aktivitas dirancang dengan memuliakan serta menjunjung tinggi hak anak dan nilai karakter.

Melalui persiapan yang matang tersebut, masa orientasi diharapkan menjadi momen yang ramah anak dan bebas dari kesan menegangkan. Pihak sekolah kini memiliki acuan jelas untuk mulai mengenali potensi, karakter, dan kebutuhan tumbuh kembang setiap murid sejak hari pertama masuk.

Di sisi lain, para peserta didik baru dapat memulai langkah awal mereka di jenjang yang baru dengan rasa aman dan penuh motivasi.

Jadwal dan Kegiatan MPLS Ramah 2026

Memasuki tahun ajaran baru, rangkaian masa orientasi menjadi momen penting yang paling dinantikan oleh para siswa baru, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin sampai Jumat, 13-17 Juli mendatang.

Meski demikian, ada pula kemungkinan pelaksanaan di sejumlah sekolah digelar dengan jadwal yang berbeda sesuai dengan kondisi dan kebijakan internal masing-masing. Jadwal dan rangkaian kegiatan ini dirancang secara terstruktur agar masa transisi berjalan dengan lancar, aman, dan menyenangkan.

Seluruh rangkaian aktivitas selama lima hari ini difokuskan pada pengenalan lingkungan fisik maupun sosial sekolah. Penjadwalan yang matang memastikan setiap anak mendapatkan porsi yang seimbang antara edukasi, adaptasi, dan refleksi diri. Hal ini penting untuk membangun fondasi emosional yang kuat sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.

Meskipun rincian agenda di bawah ini secara spesifik disusun untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), susunan aktivitas harian ini juga dapat menjadi rujukan atau gambaran umum bagi jenjang pendidikan lainnya, mulai dari TK, SD, hingga SMA/SMK.

Penyesuaian durasi dan metode penyampaian tentu dapat dilakukan oleh masing-masing sekolah sesuai kebutuhan perkembangan usia murid. Dilansir dari laman BBPMP Jatim, berikut adalah jadwal dan kegiatan per poin yang menjadi rujukan:

Hari Pertama: Pengenalan Karakter dan Sekolah

  • Sesi penyambutan dan salam sapa murid baru (sebelum agenda dimulai)
  • Pelaksanaan upacara bendera (30 menit)
  • Sesi perkenalan diri antar-murid (20 menit)
  • Pemaparan wawasan wiyata mandala (40 menit)
  • Sesi interaktif "Aku dan Sekolahku" (45 menit)
  • Eksplorasi lingkungan melalui tema "Aku dan Sekitarku" (30 menit)
  • Penguatan karakter dan dimensi profil lulusan lewat program "Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat" (60 menit)
  • Refleksi harian dan doa bersama (15 menit)

Hari Kedua: Kebugaran, Adaptasi, dan Mitigasi

  • Sesi penyambutan dan salam sapa murid baru (sebelum agenda dimulai)
  • Agenda Pagi Ceria yang diisi dengan pengecekan denyut jantung serta tes fleksibilitas fisik (90 menit)
  • Ruang perjumpaan untuk saling beradaptasi dan membangun interaksi positif sesama warga sekolah (90 menit)
  • Edukasi dan simulasi siaga bencana (45 menit)
  • Refleksi harian dan doa bersama (15 menit)

Hari Ketiga: Asesmen dan Literasi Digital

  • Sesi penyambutan dan salam sapa murid baru (sebelum agenda dimulai)
  • Pemetaan awal aspek sosial-emosional, fokus belajar, asesmen literasi-numerasi, serta penelusuran bakat minat (115 menit)
  • Pemberian materi terkait literasi digital (60 menit)
  • Penyuluhan mengenai pencegahan bahaya NAPZA (50 menit)
  • Refleksi harian dan doa bersama (15 menit)

Hari Keempat: Kesehatan Mental, Kurikulum, dan Lingkungan

  • Sesi penyambutan dan salam sapa murid baru (sebelum agenda dimulai)
  • Program "Sahabat Hebat" (dengar, peduli, hargai) untuk melatih empati, dukungan psikologis awal, dan menjaga kesehatan mental (70 menit)
  • Pengenalan budaya sekolah yang berbasis pada kekhasan lokal (30 menit)
  • Sosialisasi kurikulum baru serta pembekalan motivasi dan strategi belajar efektif (45 menit)
  • Aktivitas ASRI (Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama) untuk mengenali lingkungan fisik sekitar sekolah (80 menit)
  • Refleksi harian dan doa bersama (15 menit)

Hari Kelima: Selebrasi Kreativitas dan Penutupan

  • Sesi penyambutan dan salam sapa murid baru (sebelum agenda dimulai)
  • Pertemuan hangat lewat program Pagi Ceria (30 menit)
  • Pentas unjuk karya sebagai ruang pameran bakat dan kreativitas siswa (180 menit)
  • Upacara penutupan rangkaian MPLS disertai doa bersama (30 menit)

Baca juga artikel terkait MPLS atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Edusains
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Yantina Debora