tirto.id - Jabal Rahmah termasuk salah satu tujuan kunjungan saat melaksanakan ibadah haji atau umrah. Tentunya Jabal Rahmah memiliki nilai historis dan spiritual tersendiri bagi umat Islam.
Bukit Jabal Rahmah menjadi saksi penting dari perjalanan dakwah sejarah Islam. Kisah yang tersibak dari Jabal Rahmah berkaitan dengan Nabi Adam as. dan Hawa. Bukit ini dikenal sebagai tempat bertemunya Nabi Adam as. dan Hawa setelah keduanya diturunkan dari Surga.
Selain itu, Jabal Rahmah juga menjadi tempat Rasulullah saw. menyampaikan khutbah Wada’. Khutbah Wada’ mengandung pesan penting untuk kehidupan umat Islam. Bahkan nilai-nilai dalam khutbah Wada’ dipandang sebagai warisan dari Rasulullah saw. kepada umatnya.
Lokasi Jabal Rahmah berada di kawasan Arafah, Arab Saudi. Bukit Jabal Rahmah juga menjadi salah satu titik yang dikunjungi jemaah haji saat wukuf di Arafah.
Apa Itu Jabal Rahmah?

Jabal Rahmah secara bahasa terdiri dari dua kata, yakni ‘jabal’ yang berarti ‘bukit’ dan ‘rahmah’ yang berarti ‘kasih sayang’. Bukit Jabal Rahmah merupakan bukit kecil yang tingginya kurang lebih 70 meter dari permukaan tanah sekitarnya.
Kisah tentang Jabal Rahmah berkaitan dengan Nabi Adam dan Hawa. Bukit Jabal Rahmah dikenal sebagai tempat bertemunya Nabi Adam as. dan Hawa setelah keduanya diturunkan dari Surga dan terpisah dalam waktu yang lama.
Berkaitan dengan penamaannya, Jabal Rahmah menjadi simbol kasih sayang, baik antara Adam dan Hawa maupun kasih sayang Allah Swt. kepada manusia. Berkat rahmat dan kasih sayang Allah Swt., Adam dan Hawa kembali dipertemukan di bukit ini setelah diturunkan dari Surga.
Jemaah haji dan umroh banyak yang mengunjungi Jabal Rahmah. Saat berkunjung, jemaah dapat mengisi waktu dengan berdoa, merenung, dan mengingat pentingnya nilai cinta, maaf, serta pengampunan.
Lokasi Jabal Rahmah

Lokasi Jabal Rahmah masih satu kawasan dengan Padang Arafah. Jabal Rahmah berada di Padang Arafah, tepatnya sekitar 20km dari pusat kota Mekkah.
Bukit Jabal Rahmah secara administratif berada di wilayah Saudi Arabia dan menjadi bagian dari rute haji. Jadi Jabal Rahmah akan dilalui oleh jutaan umat muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya.
Keberadaan Jabal Rahmah terbilang strategis. Lokasinya berada di tengah kawasan yang menjadi lokasi wukuf atau puncak ibadah haji. Sekitar Jabal Rahmah juga tersedia fasilitas berteduh, kios makanan, dan jalur untuk peziarah yang hendak mendaki ke puncak bukit.
Sejarah Jabal Rahmah
Umat Islam memadati Jabal Rahmah jelang wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (15/6/2024). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wpa.

Sejarah Jabal Rahmah penting untuk diketahui umat Islam. Berbagai pembelajaran dan perenungan dapat diraih melalui pemahaman tentang sejarah Jabal Rahmah.
Jabal Rahmah adalah tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa usai keduanya diturunkan ke bumi. Setelah sekian waktu berpisah, Nabi Adam dan Hawa bertemu kembali di titik ini, bukit Jabal Rahmah.
Keduanya memohon ampunan kepada Allah Swt. di bukit Jabal Rahmah. Bukit ini melambangkan kasih sayang dan ampunan dari Allah Swt.
Terdapat sebuah monumen batu berbentuk persegi panjang yang berada di puncak Jabal Rahmah. Monumen batu ini berdasarkan cerita dianggap sebagai penanda titik pertemuan antara Nabi Adam as. dan Hawa.
Bukit ini menjadi tempat penuh kasih sayang dan ampunan dari Allah Swt. Jabal Rahmah juga menjadi salah satu destinasi penting yang dikunjungi oleh jemaah haji.
Apalagi saat melaksanakan wukuf di Arafah. Lokasi Jabal Rahmah yang berada di kawasan Padang Arafah sehingga jemaah haji juga akan mengunjungi Jabal Rahmah.
Sebenarnya tak ada catatan sejarah yang menegaskan dan membuktikan kisah peristiwa tersebut. Namun, kepercayaan terhadap cerita tersebut menjadi bagian dari tradisi lisan masyarakat, terutama umat Islam.
Selain mengandung kisah tentang pertemuan Nabi Adam as. dan Hawa, Jabal Rahmah juga merupakan tempat Rasulullah menyampaikan khutbah Wada’ atau khutbah perpisahan. Khutbah Wada' disampaikan ketika Rasulullah terakhir kali melaksanakan ibadah haji sebelum wafat.
Isi khutbah Wada’ juga mengandung pesan penting yang menjadi pedoman bagi umat Islam. Rasulullah saw. menyampaikan berbagai ajaran penting untuk menjaga persatuan umat, perlindungan hak-hak manusia, hingga pentingnya keadilan.
Rasulullah saw. juga menegaskan betapa pentingnya persaudaraan di tengah umat Islam, perlindungan hak-hak perempuan, dan melarang penindasan serta penyalahgunaan kekuasaan. Khutbah Wada’ menjadi salah satu pesan penting Rasulullah saw. kepada umat Islam.
Pesan dan prinsip-prinsip yang disampaikan dalam khutbah Wada’ wajib menjadi perhatian umat Islam. Kandungan pesan dalam haji Wada’ selalu relevan dalam berbagai zaman sehingga umat Islam wajib memahami dan mengamalkannya.
Jabal Rahmah menjadi tempat bersejarah yang menandai berbagai peristiwa penting dalam perjalanan Islam. Umat Islam yang mengunjungi Jabal Rahmah pun dapat berdoa secara khusyuk, menyadari dan mensyukuri nikmat yang Allah Swt. anugerahkan kepada umat Islam.
Keistimewaan Jabal Rahmah
Jabal Rahmah memiliki keistimewaan tersendiri, terutama dalam hal kisah yang menyelimutinya. Kisah yang melingkupi Jabal Rahmah melambangkan kasih sayang.
Tempat ini dinilai sebagai simbol bertemunya Nabi Adam as. dan Hawa. Menurut konteks spiritual. Jabal Rahmah kerap diasosiasikan dengan cinta sejati kesetiaan, hingga pengampunan dari Allah Swt.
Berdasarkan kisah yang melingkupi Jabal Rahmah, tak jarang jemaah berdoa pula tentang kasih sayang dan pasangan. Doa dan harapan dapat dilafalkan di tempat ini untuk kebaikan hidup dunia dan akhirat.
Jabal Rahmah juga punya makna penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Lokasi Jabal Rahmah yang berada di kawasan Padang Arafah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan wukuf.
Wukuf sendiri merupakan rukun haji yang tidak dapat ditinggalkan. Ini menjadi puncak dari pelaksanaan ibadah haji.
Tak sedikit pula jemaah haji yang antusias naik ke atas bukit walau sebenarnya ini tidak wajib dilaksanakan. Mengunjungi Jabal Rahmah dapat menjadi bagian dari perjalanan penting dalam melaksanakan ibadah haji.
Hal yang Boleh Dilakukan dan Tidak Boleh Dilakukan di Jabal Rahmah

Jabal Rahmah menjadi tempat yang mengandung makna dalam pelaksanaan ibadah haji. Umat Islam dapat berdoa secara khusyuk di Jabal Rahmah sembari merenungi kisah yang melingkupi Jabal Rahmah.
Selama di Jabal Rahmah, ada beberapa hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Apa saja?
Hal yang Boleh Dilakukan saat di Jabal Rahmah
1. Berdoa dan berdzikir di atas atau sekitar bukit2.
Merenung dan memperkuat keimanan3. Mengambil foto secukupnya untuk dokumentasi pribadi
4. Menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekitar
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat di Jabal Rahmah
1. Menuliskan nama atau doa di tugu putih di puncak bukit. Tindakan ini dianggap mencemari tempat suci2. Memanjat tugu atau duduk di atasnya
3. Berdesak-desakan atau berebut naik tanpa memperhatikan keselamatan
4. Memercayai bahwa berdoa di tempat ini menjamin jodoh atau rezeki tanpa usaha
5. Meninggalkan sampah atau merusak lingkungan sekitar
Jemaah haji dan umroh diimbau untuk tidak mempercayai mitos-mitos atau kepercayaan tertentu yang tidak berdasar. Apalagi jika kepercayaan tersebut sudah jelas bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Tetaplah menjaga adab dan niat yang tulus dan lurus ketika mengunjungi berbagai tempat selama pelaksanaan ibadah haji. Luruskan niat semata-mata untuk mencari rida Allah Swt.
Senantiasa menjaga adab di mana pun berada. Jangan sampai salah memaknai berbagai hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id






































