tirto.id - 1 Dzulhijjah 2025 jatuh pada tanggal berapa? Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang termasuk dalam sistem penanggalan Islam atau kalender Hijriah.
Bulan Dzulhijjah diwarnai perayaan Idul Adha sekaligus hari raya menyembelih hewan kurban. Lantas, tanggal 1 Dzulhijjah 2025 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Masehi?
Bulan Dzulhijjah adalah bulan ke-12 sekaligus terakhir dalam kalender Hijriah. Selain perayaan Hari Raya Idul Adha, umat muslim juga melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.
Dzulhijjah termasuk salah satu dari 4 bulan mulia dalam Islam yang disebut Al Asyhur Al-Hurum. Bulan lain adalah Dzul Qa’dah, Muharram, dan Rajab.
Bulan Dzulhijjah memiliki beberapa keutamaan. Salah satunya selama 10 hari pertama dalam bulan ini. Umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Arafah, yaitu puasa sunnah di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Selain itu, umat muslim juga dapat memperbanyak taubat, membaca dzikir, dan bertakbir.
1 Dzulhijjah 2025 Jatuh Pada Tanggal Berapa?
1 Dzulhijjah 2025 jatuh pada tanggal berapa? Penetapan ini sangat penting lantaran bakal digunakan sebagai petunjuk untuk menjalankan ibadah, terutama Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Berikut adalah prediksi 1 Dzulhijjah 2025 menurut berbagai macam versi, termasuk pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU):
Prediksi 1 Dzulhijjah 2025 Versi Pemerintah
Prediksi tanggal 1 Dzulhijjah 2025 versi pemerintah bisa disimak berdasarkan kalender Hijriah yang telah dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag).Berdasarkan penanggalan tersebut, tanggal 1 Dzulhijjah 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 28 Mei 2025. Kendati demikian, informasi pasti dapat menunggu hasil sidang isbat yang digelar pihak Kemenag.
Dengan demikian, 9 Dzulhijjah 1446 H atau hari Arafah diprediksi jatuh pada tanggal 5 Juni 2025. Sementara itu, tanggal 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Idul Adha 1446 H bisa jadi jatuh pada tanggal 6 Juni 2025.
Prediksi 1 Dzulhijjah 2025 Versi Muhammadiyah
Prediksi tanggal 1 Dzulhijjah 2025 versi Muhammadiyah telah tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/Mlm/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, Dan Dzulhijjah 1446 Hijriah.Dalam maklumat tersebut dikatakan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025.
Kemudian Hari Arafah atau 9 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Kamis, 5 Juni 2025. Sedangkan Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.
Prediksi 1 Dzulhijjah 2025 Versi NU
Prediksi tanggal 1 Dzulhijjah 2025 versi Nahdlatul Ulama (NU) secara umum sama dengan pemerintah.Metode Menentukan Awal Bulan Hijriah
Metode menentukan awal bulan Hijriah terdiri dari 2 macam. Pertama adalah metode Hisab Hakiki. Yang kedua ialah metode Hilal.
Hisab Hakiki
Metode hisab adalah cara untuk menentukan awal bulan Hijriah yang kerap digunakan oleh Muhammadiyah. Metode yang dipakai Muhammadiyah termasuk hisab hakiki wujudul hilal.Hisab hakiki wujudul hilal mempunyai 3 kriteria utama, yaitu sebagai berikut:
1. Ijtimak (konjungsi) telah terpenuhi
2. Ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam
3. Ketika matahari terbenam, posisi bulan ada di atas ufuk.
Jika semua kriteria utama telah terpenuhi, maka hari itu diputuskan masuk dalam salah satu awal bulan Hijriyah.
Hilal
Metode Hilal merupakan cara untuk menentukan awal bulan Hijriah. Adapun hilal adalah lengkungan bulan sabit yang paling tipis berada di ketinggian rendah di atas ufuk barat setelah terbenamnya matahari atau ghurub. Selain itu, hilal juga dapat diamati.Sementara itu, hisab (ilmu falak) tetap digunakan walaupun tetap memakai rukyatul hilal. Dalam proses rukyatul hilal, metode hisab juga dapat sekaligus membantu.

Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































