tirto.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyatakan optimisme terhadap kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Atas optimisme itu, perseroan membidik dua hingga tiga proyek tambahan yang diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2026.
Direktur Bisnis Strategik, Portfolio & Human Capital Waskita Karya, Rudi Purnomo, menjelaskan proyek baru ini dibutuhkan perseroan guna mendukung kinerja operasional dan pendapatan perusahaan.
"Kita yakini di tahun 2026 ini kita akan mendapatkan dua atau tiga proyek lagi yang cukup besar, yang nanti akan bisa support terhadap operasional atau revenue performance Waskita," katanya dalam public expose secara daring, Selasa (4/11/2025).
Selain itu, dia juga mengkonfirmasi bahwa dari 13 proyek WSKT di IKN yang senilai Rp8,7 triliun, hampir seluruhnya telah rampung 100 persen.
"Sampai dengan saat ini sudah hampir 100 persen, hanya menyisakan satu proyek yaitu untuk proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang akan kami targetkan selesai pada Desember 2025," ujarnya.
Setelah menyelesaikan proyek IPAL, fokus perseroan beralih ke proyek-proyek baru. Rudi menyebut bahwa peluang proyek baru di IKN masih sangat terbuka dan menjadi harapan perusahaan.
Selain di IKN, Waskita Karya juga terus mengandalkan pengembangan bisnis di sektor jalan tol sebagai tulang punggung utama. Rudi memaparkan rekam jejak perseroan dalam menyelesaikan 18 ruas tol dengan panjang mencapai 1.040 kilometer.
"Dulu, mungkin 60 persen dari ruas tol Trans Jawa dimiliki oleh Waskita Karya," ujarnya.
Keberhasilan menyambungkan konsesi yang tertunda hampir 15 tahun hingga tembus ke Besuki ini, menurut Rudi, telah memberikan manfaat signifikan bagi konektivitas, kemudahan transportasi, dan daya saing logistik nasional.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id


































