tirto.id - GAC Fiat Chrysler Automobiles (GAC-FCA), perusahaan otomotif patungan antara Guangzhou Automobile Group dan Stellantis, menyatakan bahwa mereka telah dinyatakan bangkrut.
Mengutip Reuters, perusahaan patungan tersebut mengunggah gambar putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan di Provinsi Hunan, Tiongkok, yang menyatakan kebangkrutannya, bersamaan dengan pengumuman tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial Rabu (9/7/2025).
Berdasarkan laporan Carnewschina pada Kamis (10/7/2025) waktu setempat, perusahaan tersebut menyatakan ketidakmampuannya untuk melakukan reorganisasi, sehingga mengajukan kebangkrutan ke pemerintah dan langkah ini didukung oleh para kreditur.
Sebagai informasi, perusahaan patungan ini terbentuk pada Maret 2010 ketika kedua perusahaan menyepakati investasi bersama sebesar 50:50, dengan total investasi sekitar 17 miliar yuan atau sekitar Rp38 triliun.
Mulanya, GAC-FCA memproduksi model merek Fiat seperti Viaggio, Freemont, dan Bravo. Kemudian, usai pabrik mereka di Changsha selesai dibangun dan mulai berproduksi pada 2012, model lokal pertamanya, Fiat Viaggio, diluncurkan dan mencapai penjualan sebanyak 9.104 unit pada tahun perdananya.
Tiga tahun berselang, pada 2015, perusahaan resmi berganti nama menjadi GAC Fiat Chrysler Automobiles (GAC-FCA) dan mengalihkan fokusnya ke merek Jeep. Kemudian, pada Oktober di tahun yang sama, SUV lokal pertama Jeep Cherokee, diluncurkan dan dengan cepat mendapatkan perhatian pasar.
Pada t2016, penjualan GAC-FCA mencapai 146.400 unit, meningkat 270,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini terus meningkat menjadi 205.200 unit pada tahun 2017, meningkat 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga menjadikannya produsen mobil patungan dengan pertumbuhan tercepat di Cina pada saat itu.
Sayangnya, setelah tahun 2018, penjualan GAC-FCA mulai menurun drastis menjadi 125.100 unit pada tahun itu, menurun 38,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren penurunan ini berlanjut pada 2019 hingga 2021.
Menghadapi penurunan penjualan yang berkelanjutan, pemegang saham Stellantis Group dan GAC Group masing-masing menyuntikkan dana sebesar 1 miliar yuan dan 3 miliar yuan pada Agustus 2020 dan Juli 2021, dengan total 4 miliar yuan untuk rencana revitalisasi.
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id







































