tirto.id - Update korban banjir Sumatra hari ini, Selasa, 16 Desember 2025, sudah mencapai angka 1.030 orang meninggal.
Laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 10.00 WIB, Selasa (16/12/2025), korban meninggal akibat banjir Sumatra 2025 adalah 1030 jiwa. Selain itu, 205 orang masih dinyatakan hilang dan 7.000 warga mengalami luka-luka.
Data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Tahun 2025 milik BNPB menunjukkan 186.488 rumah rusak dan 52 Kabupaten terdampak.
Update Korban Banjir Sumatra Hari Ini
Update jumlah korban banjir Sumatra 2025 di Provinsi Aceh pada hari ini, Selasa (16/12/2025), hingga pukul 10.00 WIB, mencapai 431 orang meninggal dunia.
Banjir Sumatra 2025 berdampak terhadap 18 Kabupaten di Aceh. Sejauh ini, 32 orang hilang dan 4.300 terluka.
Jumlah korban banjir Sumatra di Aceh yang meninggal dunia paling tinggi di Aceh Utara (163 orang). Kemudian Aceh Tamiang mencapai 68 orang meninggal dunia dan disusul Aceh Timur (53 orang).
Berikut data korban meninggal di Aceh berdasarkan masing-masing Kabupaten:
- Aceh Utara: 163
- Aceh Tamiang: 68
- Aceh Timur: 53
- Bireuen: 33
- Bener Meriah: 30
- Pidie Jaya: 29
- Aceh Tengah: 24
- Aceh Tenggara: 13
- Gayo Lues: 5
- Kota Langsa: 5
- Kota Lhokseumawe: 4.
Operasional layanan perahu karet dibuka di Jembatan Kutablang, Kecamatan Krueng Tikeum, mulai pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Adapun update jumlah korban meninggal dunia di Sumatra Barat hingga hari Selasa, (16/12), pukul 10.00 WIB, adalah 244 orang.
Data terbaru BNPB menunjukkan korban yang masih dinyatakan hilang di Sumbar mencapai 90 jiwa. Selain itu, 382 mengalami luka-luka dan 16 Kabupaten terdampak.
Di Kabupaten Agam, korban meninggal mencapai 184 orang dan menjadi angka tertinggi di Sumbar. Lalu dari Padang Pariaman (24 orang) dan Kota Padang Panjang (21 orang).
Berikut data korban meninggal di Sumbar:
- Agam: 184 orang
- Padang Pariaman: 24 orang
- Kota Padang Panjang: 21 orang
- Kota Padang: 11 orang
- Pasaman Barat: 4 orang.
Update korban hilang banjir Sumatra hingga hari ini, Selasa, 16 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, berada di angka 83 orang dari 18 Kabupaten yang terdampak.
Korban meninggal paling tinggi di Sumut berasal dari Tapanuli Tengah (122 orang). Lantas Tapanuli Selatan (86 orang) dan Kota Sibolga (54 orang).
Data korban meninggal di Sumut masing-masing Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut:
- Tapanuli Tengah: 122 orang
- Tapanuli Selatan: 86 orang
- kota Sibolga: 54 orang
- Tapanuli Utara: 36 orang
- Deli Serdang: 17 orang
- Langkat: 13 orang
- Kota Medan: 12 orang
- Humbang Hasundutan: 10 orang.
Masyarakat dikabarkan sudah menggunakannya Minggu (14/12). Selain warga sekitar, sejumlah warga luar daerah juga sudah memanfaatkan jembatan yang dibangun personel TNI Yon Zipur.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id




































