Menuju konten utama

Update Info PJJ Sekolah Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Ada beberapa sekolah yang memperpanjang dan memberhentikan PJJ. Berikut ini update info PJJ sekolah akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbaru.

Update Info PJJ Sekolah Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, wilayah Provinsi Lampung. foto/ANTARA
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Update info Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sekolah dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi bahasan yang penting bagi peserta didik maupun orang tua murid. Sebab, beberapa sekolah di daerah tertentu ada yang sudah memberhentikan PJJ dan ada juga yang masih menerapkan.

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau belakangan ini menyebabkan dampak tertentu bagi masyarakat di daerah Indonesia bagian barat. Oleh karena itu, sekolah-sekolah sesuai anjuran pemerintah kabupaten/kota terkait memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Mengutip data aktivitas Gunung Anak Krakatau terbaru oleh Magma Indonesia, gunung api ini kembali erupsi pada Rabu (9/9) dini hari tadi. Aktivitasnya terekam di seismograf beramplitudo maksimum 51 mm dengan durasi gempa selama 28 detik.

Statusnya hingga saat ini berada pada level siaga (III). Masyarakat serta nelayan yang berada di sekitar kawasan diimbau untuk tidak beraktivitas di radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Update Info PJJ Sekolah di Lampung, Banten, Jakarta, & Jawa Barat

Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya menyebar, berbagai sekolah di daerah Jabodetabek memberlakukan PJJ bagi siswa-siswi. Kendati begitu, kini ada sekolah yang sudah kembali melakukan pembelajaran tatap muka.

Mengutip unggahan akun Instagram Pemkot Depok, sekolah-sekolah di Depok sudah menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal mulai tanggal 9 September 2026.

Hal serupa juga diinformasikan oleh pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jakarta Pusat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 62 Jakarta. Kedua sekolah di wilayah Jakarta ini kembali mengadakan aktivitas belajar secara tatap muka per 9 September 2026.

Sekolah di daerah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor hanya memberlakukan PJJ pada 7-8 September. Kebijakan ini muncul untuk menanggapi SE Gubernur Jawa Barat No 119/KS.01.01/D/Dinkes tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Jawa Barat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Adapun Pemerintah Kota Tangerang memperpanjang masa PJJ sekolah untuk peserta didik SD dan SMP hingga 11 September 2026. Sementara di daerah Bekasi, pemberlakuan PJJ hanya berlangsung sampai tanggal 9 September.

Gubernur Lampung memperpanjang masa pembelajaran jarak jauh sampai 10 September 2026. Keterangan mengenai PJJ ini termuat di dalam SE Nomor 100.3.4/14/V.01/2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Akibat Dampak Abu Vulkanik.

Gubernur Banten Andra Soni juga turut memperpanjang PJJ siswa SMA, SMK dan Sekolah Khusus (SKh) sampai dengan hari Jumat (11/9/2026). Alasannya adalah kualitas udara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai belum aman untuk melaksanaan pembelajaran secara tatap muka.

"Kami terus melakukan pemantauan. Sampai saat ini gunung masih mengeluarkan abu hitam yang pergerakannya bergeser ke arah samudra. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," ucap Andra Soni, dikutip Antaranews, Rabu, 9 September 2026.

Informasi mengenai jadwal PJJ sekolah tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi Gunung Anak Krakatau terbaru. Perubahan mengenai tanggal PJJ bisa terjadi sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah setempat maupun sekolah-sekolah di daerahnya.

Pastikan juga untuk membaca informasi tentang erupsi Gunung Anak Krakatau beserta dampak-dampaknya terhadap kebijakan secara lengkap di sini.

Informasi Gunung Anak Krakatau Terbaru

Baca juga artikel terkait GUNUNG ANAK KRAKATAU atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Edusains
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Beni Jo