tirto.id - Badai Melissa menghantam wilayah Karibia pada Selasa (28/10). Sebanyak 44 orang meninggal dunia akibat badai ini. Negara mana saja yang terdampak?
Badai Melissa atau juga disebut sebagai Melissa Hurricane adalah badai tropis besar kategori 5 yang terbentuk di Samudra Atlantik dan melanda wilayah Karibia bagian utara.
Badai ini menjadi salah satu badai paling kuat dan paling merusak yang pernah tercatat di kawasan tersebut, khususnya karena langsung menghantam Jamaika. Ini adalah badai terkuat yang terjadi sejak tahun 1988.
Update Badai Melissa Hari Ini Jumat, 31 Oktober 2025
Badai Melissa terbentuk di Samudra Atlantik tropis pada pertengahan Oktober 2025 dan dengan cepat menguat menjadi badai Kategori 5 sebelum mendarat di barat daya Jamaika pada Selasa, 28 Oktober.
Melissa dipicu oleh kombinasi kondisi atmosfer dan lautan yang mendukung terbentuknya badai tropis ekstrem. Para ilmuwan menekankan bahwa pemanasan laut akibat perubahan iklim global ikut berperan memperkuat badai, membuatnya lebih intens dan bergerak lebih lambat sehingga hujan deras dan angin kencang berlangsung lebih lama di wilayah terdampak.
Badai ini menjadi yang terkuat yang pernah langsung menghantam Jamaika sejak 1988, dengan kecepatan angin melebihi 250 km/jam, merusak rumah, listrik, dan infrastruktur lainnya.
Di Jamaika, sedikitnya 19 orang dilaporkan meninggal, dan 25 orang juga dilaporkan meninggal di Haiti setelah badai tersebut menyebabkan hujan deras dan banjir bandang. Secara keseluruhan, badai ini telah menewaskan 44 orang di seluruh Karibia, dengan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai US$48–52 miliar atau sekitar Rp768–832 triliun.
Badai Melissa juga melanda timur Kuba, membuat otoritas setempat harus melakukan evakuasi terhadap 735.000 orang.
Negara-negara yang Terdampak Badai Melissa
Berikut daftar negara-negara yang terdampak Badai Melissa seperti diberitakan Reuters:
1. Jamaika
Jamaika menjadi negara terparah yang terdampak Badai Melissa. Jumlah korban meninggal sedikitnya 19 orang, menurut pejabat pemerintah.
Ratusan ribu warga kehilangan listrik, banyak bangunan rusak berat dan atap terlepas, lebih dari 130 jalan terputus karena pohon tumbang dan kabel listrik jatuh.
Diperkirakan negara ini mengalami kerugian hingga US$48–52 miliar atau sekitar Rp768 triliun hingga Rp832 triliun di seluruh wilayah Karibia barat.
2. Haiti
Haiti memang tidak terkena langsung Badai Melissa, namun hujan lebat selama beberapa hari menyebabkan banjir bandang.
Korban meninggal diperkirakan sekitar 25 orang, sebagian besar di kota Petit-Goâve, ketika sungai meluap. Selain itu, sebagian jalan nasional ambruk akibat erosi sungai.
3. Kuba
Badai Melissa menghantam bagian timur Kuba sebagai badai Kategori 3. Sekitar 735.000 orang dievakuasi sebelum badai tiba. Beruntung tidak ada korban jiwa, meskipun kerusakan terjadi pada rumah-rumah warga dan pertanian.
4. Bahama
Badai Melissa melintas di Bahama pada Rabu (29/10/2025) malam. Meski Pemerintah telah mencabut peringatan badai, ribuan warga masih mengungsi
5. Bermuda
Badai Melissa telah melemah menjadi Kategori 1, dengan kecepatan angin 169 km/jam (105 mph) sehingga diperkirakan tidak akan menghantam langsung, namun tetap membawa kondisi badai kuat di wilayah Bermuda.
Pemerintah Bermuda menutup jembatan penghubung, sekolah, dan layanan feri sebagai langkah pencegahan.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































