tirto.id - Pendaftaran seleksi bintara TNI AD 2026 resmi dibuka. Calon pendaftar dapat mengetahui syarat pendaftaran beserta besaran gaji bintara TNI AD 2026.
Bintara merupakan salah satu dari tiga golongan kepangkatan dalam TNI. Golongan ini berada di atas tamtama dan di bawah perwira.
Dalam struktur TNI, bintara mempunyai peran yang strategis dalam memimpin satuan kecil, seperti komandan regu (Danru). Bintara wajib memiliki kualifikasi pendidikan, pengetahuan, serta keterampilan mumpuni.
Calon peserta seleksi dapat mengetahui informasi mengenai jadwal pendaftaran bintara TNI AD 2026. Sebelum itu, calon peserta juga dapat mengetahui terlebih dulu syarat pendaftarannya beserta perkiraan besaran gaji yang akan diterima.
Kapan Pendaftaran Bintara TNI AD 2026 Dibuka?
Pendaftaran bintara TNI AD 2026 dapat dilakukan secara online. menurut laman resmi Rekrutmen TNI Angkatan Darat, pendaftaran online dibuka mulai tanggal 8 Januari 2026.
Tidak ada informasi waktu batas pendaftaran seleksi ini. Pendaftaran yang dibuka pada 8 Januari 2026 ini akan ditutup jika kuota pendaftar terpenuhi.
Nantinya, tidak akan ada pemberitahuan juga terkait waktu penutupan pendaftaran ini. Namun, calon peserta seleksi diimbau untuk selalu update informasi melalui akun TikTok @panpustniad.
Setelah melakukan pendaftaran, akan ada validasi. Validasi ini dijadwalkan mulai 12 Januari 2026 dan akan ditutup saat kuota pendaftar terpenuhi tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, sama seperti ketentuan masa pendaftaran.
Kemudian, perlu diketahui juga bahwa jadwal pelaksanaan seleksi akan disampaikan saat validasi atau daftar ulang. Saat ini jadwal seleksi di laman resmi tersebut hanya mencakup jadwal pendaftaran, belum jadwal tahapan seleksi keseluruhan.
Syarat Pendaftaran Bintara TNI AD 2026
Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar bintara TNI AD 2026. Pastikan untuk melengkapi syarat-syaratnya sehingga dapat mengikuti seleksi dengan lancar.
Untuk mengikuti seleksi bintara TNI AD 2026, terdapat persyaratan umum, persyaratan lain, persyaratan tambahan, dan persyaratan prestasi. Berikut ini persyaratan umum bintara TNI AD 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan)
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
- Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun 0 bulan pada saat pembukaan pendidikan pada 26 Maret 2026
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
Besaran Gaji Bintara TNI AD 2026
Gaji TNI diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2024. Di dalamnya mencakup gaji bintara dengan ketentuan pangkat tertentu.
Berikut ini besaran gaji bintara TNI AD:
- Sersan Dua: Rp2.272.100-Rp3.733.700
- Sersan Satu: Rp2.343.100-Rp3.850.500
- Sersan Kepala: Rp2.116.400-Rp3.971.000
- Sersan Mayor: Rp2.492.000-Rp4.095.200
- Pembantu Letnan Dua: Rp2.570.000-Rp4.223.300
- Pembantu Letnan Satu: Rp2.650.300-Rp4.355.400
Adapun besaran tukin ini ditentukan berdasarkan kelas jabatan. Bintara dengan pangkat awal Sersan Dua, kelas jabatan yang berlaku adalah kelas jabatan 4. Kelas jabatan 4 memberi hak tunjangan kinerja sebesar Rp2.350.000 per bulan.
Selain itu, beberapa tunjangan lainnya yang diterima prajurit TNI mencakup:
- Tunjangan suami atau istri: 10 persen dari gaji pokok
- Tunjangan anak: 2 persen dari gaji pokok untuk maksimal 2 orang anak
- Tunjangan beras: 18 kilogram beras per bulan dengan harga Rp8.047 per kilogram ditambah 10 kilogram beras untuk istri dan dua anak
- Tunjangan jabatan struktural sesuai posisi: Rp360.000-Rp5.500.000 per bulan
- Tunjangan lauk pauk: Rp60.000 per hari
- Tunjangan operasi dan penugasan khusus: 50-150 persen dari gaji pokok
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id





































