Menuju konten utama

Link Pendaftaran Bintara TNI AD 2026, Cek Syarat dan Tahapannya

Pendaftaran bintara TNI AD 2026 resmi dibuka secara online mulai mulai hari ini, Rabu, 7 Januari 2026. Cek persyaratan dan tahap seleksinya.

Link Pendaftaran Bintara TNI AD 2026, Cek Syarat dan Tahapannya
ilustrasi rekrutmen bintara. ANTARA FOTO Jessica Helena Wuysang/aww.

tirto.id - Link pendaftaran bintara TNI AD Gelombang I tahun 2026 dapat diakses oleh pelamar. Cek syarat dan tahapan lengkapnya.

Pendaftaran Bintara TNI AD 2026 resmi dibuka secara online mulai mulai 7 Januari – 6 Februari 2026. Waktu pendaftaran selama sebulan dapat dimanfaatkan bagi calon peserta untuk mempersiapkan diri.

Bintara adalah salah satu dari tiga golongan kepangkatan dalam TNI, berada di atas tamtama dan di bawah perwira.

Dalam struktur TNI, bintara memiliki peran yang strategis dalam memimpin satuan kecil, seperti komandan regu (Danru). Mengingat peran penting tersebut, bintara wajib memiliki kualifikasi pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan yang mumpuni.

Link Pendaftaran Bintara TNI AD 2026

Pendaftaran bintara TNI AD dilakukan secara online melalui laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id. Seleksi dapat diikuti lulusan SMA/MA/SMK hingga S-1. Pelamar yang hendak mendaftar seleksi bintara TNI AD 2026 tidak dipungut biaya alias gratis.

Setelah melakukan pendaftaran online, peserta akan diminta datang ke Ajendam/Ajenrem sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai informasi, pelamar bintara TNI AD berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun saat pembukaan pendidikan pada 26 Maret 2026.

Pada saat pendaftaran online, pelamar perlu mengisi formulir yang telah disediakan sistem. Setelah itu, panitia akan memberikan jadwal seleksi melalui nomor telepon yang didata pendaftaran. Sebab itu, pendaftar telah memastikan data pendaftaran benar.

Berikut link pendaftaran yang dapat diakses oleh pelamar:

Link Pendaftaran Bintara TNI AD 2026

Syarat Daftar Bintara TNI AD 2026

Syarat pendaftaran bintara TNI AD 2026 terdiri syarat umum dan syarat khusus. Syarat tersebut mencakup batas usia, tinggi badan, kualifikasi pendidikan, dan persyaratan prestasi.

Pelamar wajib memiliki tinggi badan minimal 163 cm dan berat badan seimbang. Kemudian, pelamar berusia minimal 17 tahun 10 bulan.

Lulusan jenjang S1/D4/D3/D1 tidak perlu melampirkan persyaratan nilai jenjang SMA/MA/SMK. Tak hanya itu, pelamar juga bersedia ditempatkan dalam salah satu dari seluruh kecabangan yang ada di TNI AD seluruh wilayah Indonesia.

Berikut syarat lengkap daftar bintara TNI AD 2026 yang dapat menjadi acuan:

1. Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia.
  • Beragama sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Berusia 17 tahun 10 bulan – 24 tahun pada 26 Maret 2026.
  • Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan dengan surat dari kepolisian).
  • Sehat jasmani dan rohani, serta tidak berkacamata.
  • Tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan hukum tetap.
2. Persyaratan Lainnya

  • Pria, bukan anggota/mantan TNI/Polri atau PNS TNI
  • Minimal lulusan SMA/MA/SMK terakreditasi (termasuk Paket C), dengan nilai rata-rata:
  • 2017-2019: nilai minimal rata-rata Ujian Nasional adalah 37
  • 2020: Minimal 65
  • 2021-2022: Minimal 68
  • 2023-2025: Minimal 70
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga 2 tahun setelah pendidikan
  • Tinggi badan minimal 163 cm, dengan berat badan ideal.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas selama 10 tahun.
  • Jika mengundurkan diri, bersedia mengganti biaya pendidikan sebesar 10 kali lipat.
  • Siap ditempatkan di seluruh Indonesia dan dalam berbagai kecabangan TNI AD.
  • Wajib mengikuti tes administrasi, kesehatan, jasmani, litpers, dan psikologi.
3. Persyaratan Tambahan

  • Surat izin dari orang tua/wali (jika ayah tidak bisa menandatangani, ibu kandung diperbolehkan).
  • Jika memiliki wali, harus ada surat penetapan dari pengadilan.
  • Jika ijazah dari luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
  • Tidak memiliki tato atau tindik (kecuali karena adat, dengan surat keterangan dari ketua adat).
  • Bebas KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), jika terbukti melanggar akan didiskualifikasi.
  • Memiliki BPJS atau KIS yang aktif.
4. Persyaratan Prestasi

  • Memiliki sertifikat/piagam prestasi minimal tingkat nasional (juara 1, 2, atau 3). Syarat prestasi bersifat opsional dan digunakan sebagai nilai tambah.

Tahap Seleksi Bintara TNI AD 2026

Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar selanjutnya mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup. Dokumen tersebut selanjutnya dibawa ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal yang diterima saat pendaftaran.

Setibanya di Ajendam/Ajenrem, setiap calon dilakukan pengukuran tinggi, berat badan, pemeriksaan tindik dan tato. Bagi pelamar yang tidak memenuhi syarat dapat langsung dipulangkan.

Peserta yang berhasil lolos pemeriksaan tersebut selanjutnya akan divalidasi sehingga secara resmi terdaftar sebagai peserta seleksi. Selanjutnya, peserta seleksi mendapat penjelasan tentang pengisian Blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup.

Dokumen tersebut nantinya dibawa pada saat pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda. Apabila peserta lolos uji tingkat Panda, berikutnya akan mengikuti seleksi tingkat sub pusat yang mencakup tes Kesehatan tahap 2, psikologi, dan mental ideologi.

Berikut rincin tahap pendaftaran Bintara TNI AD 2026 beserta jadwalnya mengutip unggahan resmi @kodam.radininten:

  • Pendaftaran: 7 Januari – 6 Februari 2026
  • Uji Tingkat Panda: 26 Januari – 21 Februari 2026
  • Uji Tingkat Sub Panpus: 26 Februari – 14 Maret 2026

Baca juga artikel terkait REKRUTMEN TNI AD atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo