Menuju konten utama

Titiek Soeharto & Demul Tinjau Balai Riset Ikan di Subang

Dorong inovasi benih ikan unggul untuk meningkatkan pendapatan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Titiek Soeharto & Demul Tinjau Balai Riset Ikan di Subang
Titiek Soeharto dan Gubernur Dedi Mulyadi saat meninjau langsung Balai Diklat Riset dan Pemuliaan Ikan Air Tawar. FOTO/Subang Info
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat Riset dan Pemuliaan Ikan Air Tawar milik Kementerian Kelautan dan Perikanan di Sukamandi, Kabupaten Subang, Kamis (3/7/25).

Dalam kunjungan tersebut, Titiek Soeharto didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Mereka memberikan bantuan benih ikan kepada para petani serta mendorong peningkatan riset guna menciptakan varietas unggul ikan air tawar.

Dalam kesempatan itu, para legislator dan kepala daerah melihat langsung proses riset, fasilitas, serta hasil pengembangan berbagai jenis benih ikan air tawar yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mendorong agar balai riset ini terus menghasilkan benih unggul yang tahan penyakit, cepat tumbuh, dan memiliki ukuran panen yang optimal. Ini penting untuk meningkatkan pendapatan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Titiek Soeharto dalam keterangannya kepada awak media.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Komisi IV DPR RI menyatakan akan mendorong penambahan alokasi anggaran untuk riset dan pengembangan benih unggul melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi ikan nasional dan meningkatkan daya saing komoditas perikanan Indonesia di pasar global,” tegas Titiek.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menegaskan pentingnya hilirisasi hasil riset agar tak hanya berhenti di laboratorium. Namun, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama para pembudidaya ikan air tawar di wilayah Jawa Barat.

“Dengan riset yang tepat, kita bisa kembangkan industri perikanan darat dan laut yang berdaya saing tinggi. Subang punya potensi besar untuk menjadi pusat produksi ikan air tawar,” kata Dedi Mulyadi.

Kunjungan ini juga menjadi ajang dialog langsung antara pemerintah pusat, daerah, dan petani pembudidaya, guna menyerap aspirasi dan kebutuhan mereka di lapangan.

“Bantuan benih ikan yang diserahkan diharapkan mampu mendongkrak produktivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis perikanan budidaya,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait BISNIS PERIKANAN atau tulisan lainnya dari Subang Info

tirto.id - Flash News
Kontributor: Subang Info
Penulis: Subang Info
Editor: Siti Fatimah