Menuju konten utama

Tanjung Priok Bebas Macet Horor, Pramono: Ada Lahan Parkir 5 Ha

Pemprov DKI sediakan lahan parkir gratis 5 hektare di Tanah Merdeka tampung ratusan truk kontainer.

Tanjung Priok Bebas Macet Horor, Pramono: Ada Lahan Parkir 5 Ha
Arsip foto - Sejumlah kendaraan teriebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/3/2025). ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh/rwa/aa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kunci sukses terurainya kemacetan horor di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok usai Lebaran 2026. Keberhasilan ini tak lepas dari langkah strategis Pemprov DKI yang menyediakan lahan parkir tambahan seluas lima hektare di Terminal Tanah Merdeka guna menampung ratusan truk kontainer secara gratis.

“Pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih lima hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya. Supaya tidak [ada kemacetan] seperti yang lalu,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Pramono menyebut, kemacetan horor yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun lalu bisa terjadi karena ada peningkatan signifikan aktivitas keluar-masuk truk ke area pelabuhan, sedangkan area parkir truk tidak tersedia dengan memadai.

Bongkar muat petikemas di Tanjung Priok

Suasana bongkar muat petikemas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (FOTO/Dok. Pelindo)

Oleh karenanya, pada tahun ini, Pemprov DKI menyediakan tempat parkir truk tambahan, agar tidak terjadi penumpukan yang menyebabkan kemacetan.

“Dan alhamdulillah sampai hari ini, sampai sekarang ini setelah lebaran Idul Fitri, aktivitas di Tanjung Priok berjalan dengan baik dan normal, karena di tempat [parkir] itu kurang lebih bisa nampung 200 kontainer,” ucapnya.

Politikus PDIP itu mengatakan, fasilitas parkir tambahan yang disediakan Pemprov DKI akan digratiskan, mengingat tingginya biaya yang harus dikeluarkan pada saat terjadi penumpukan kendaraan.

“Kami juga menggratiskan kepada Pelindo karena memang biaya kalau kemudian harus ada kemacetan yang seperti tahun lalu itu cost-nya terlalu tinggi sekali,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait PELABUHAN TANJUNG PRIOK atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah