Menuju konten utama

Polisi Akan Terapkan Rekayasa Lalin di Pelabuhan Tanjung Priok

Pembatasan angkutan berat berakhir pada 29 Maret 2026 sehingga diprediksi akan terjadi kepadatan di pelabuhan.

Polisi Akan Terapkan Rekayasa Lalin di Pelabuhan Tanjung Priok
Petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas saat terjadi kemacetan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/4/2025). ANTARA/HO-Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara/aa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polda Metro Jaya akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (30/3/2026). Rekayasa lalu lintas ini sebagai upaya mengatasi kepadatan angkutan berat usai pemberlakuan pembatasan yang diberlakukan selama masa libur lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menerangkan pembatasan angkutan berat berakhir pada 29 Maret 2026. Sehingga, diprediksi akan terjadi kepadatan dari aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Setelah tanggal 29, mobilitas angkutan barang akan meningkat sangat signifikan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” ujar Komarudin dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026).

Komarudin mengemukakan jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, PT Pelindo, dan stakeholder terkait untuk mengatasi lonjakan aktivitas tersebut. Kemudian, diputuskan adanya pola rekayasa lalu lintas dan diskresi yang akan diterapkan secara situasional.

Komarudin menyebut rekayasa lalu lintas dan diskresi tersebut mengacu pada skema tahun sebelumnya dengan penyesuaian kondisi lapangan.

“Kami sudah siapkan pola rekayasa dan kebijakan diskresi. Nanti akan diterapkan sesuai dinamika di lapangan,” tutur Komarudin.

Komarudin menjelaskan rekayasa lalu lintas dan diskresi ini diharapkan tetap bisa menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan pelabuhan. Masyarakat pun diimbau mengatur waktu perjalanan, menghindari jam padat, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif bila diperlukan.

“Kami harap masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” ungkap Komarudin.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi