tirto.id - Di media sosial, beredar unggahan yang mengklaim bahwa Joko Widodo menyebut Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 2029.
Klaim tersebut disebarkan oleh sebuah akun Facebook di sebuah grup bernama “ANIES BASWEDAN FOR NKRI” (arsip), pada 17 Januari 2026.
“Gila luh ndro,luh kira negara punya si notomiharjo gembong pki, pake segala bawa nama rakyat lg sicungkring,” tulis pengunggah dalam takarir.
Unggahan tersebut menyertakan tangkapan layar sebuah judul berita dari Gelora News yang diunggah pada 14 Januari 2026.
“Joko Widodo: Kemungkinan Gibran-Kaesang Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2029 Insya Allah kalau saya Masih Hidup, Ini Wasiat Rakyat Harus Saya Perjuangkan,” begitu judul berita yang dilampirkan pengunggah.
Di dalam berita, terdapat foto Joko Widodo tengah tersenyum, memakai peci hitam, dan kemeja berwarna biru.
Hingga artikel ini ditulis pada Selasa (20/1/2026), unggahan tersebut sudah memperoleh 12 tanda suka dan 20 komentar. Dari observasi Tirto, mayoritas netizen di kolom komentar agaknya mempercayai klaim tersebut.

Lantas, bagaimana kebenaran klaimnya?
Penelusuran Fakta
Untuk mengetahui kebenaran klaim, Tirto mula-mula mengamati dengan seksama tangkapan layar berita di unggahan. Dari amatan Tirto, terdapat kejanggalan dalam penulisan judul berita, yaitu penggunaan huruf kapital yang tidak konsisten.
Kejanggalan tersebut menimbulkan kecurigaan bahwa judul berita telah dimanipulasi. Untuk memastikan kecurigaan tersebut, Tirto memasukkan judul berita ke dalam mesin pencarian Google. Hasilnya, Tirto tidak menemukan berita dari Gelora News dengan judul tersebut.
Tirto kemudian menelusuri portal Gelora News dan menemukan berita lain yang diunggah pada 14 Januari 2026 dengan foto yang sama, yakni menampilkan Joko Widodo tersenyum, memakai peci hitam, dan kemeja biru. Namun, judul serta isi berita tersebut tidak memuat pernyataan mengenai Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2029.
Berita yang ditemukan berjudul “Rismon Sianipar: Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh”. Berita tersebut membahas soal pernyataan ahli digital forensik Rismon Sianipar yang mempermasalahkan bukti ijazah pendidikan Joko Widodo hanya berupa transkrip nilai sarjana muda. Rismon mempertanyakan keaslian ijazah Joko Widodo sebagai lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Hingga artikel ini ditulis, tidak ada sumber kredibel yang menyebut Joko Widodo menyatakan Gibran dan Kaesang akan maju di pemilihan presiden 2029.
Kesimpulan
Penelusuran fakta menunjukkan, klaim yang menyebut Joko Widodo menyatakan bahwa Gibran dan Kaesang akan menjadi Presiden pada 2029 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Judul berita yang beredar tidak ditemukan di Gelora News dan foto yang digunakan diambil dari pemberitaan lain dengan konteks berbeda.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id


































