tirto.id - Satpol PP Kabupaten Bogor membongkar 130 lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cisarua, Puncak, pada Kamis (24/7/2025). Para PKL ini nantinya akan dialihkan ke Pasar Tohaga.
Berdasarkan pantauan Bogor24Update di lokasi, pembongkaran ratusan lapak liar itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.
"PKL tersebut dialihkan bukan digusur, tapi dialihkan ke Pasar Tohaga. Jumlahnya kurang lebih 130 (PKL)," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, kepada wartawan.
Cecep menyebut, pembongkaran itu merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam melakukan penataan. Berdirinya lapak-lapak tersebut dinilai menyebabkan penyempitan ruas jalan yang berimbas pada kemacetan.
"Ini ketika keluar masuk terhambat, otomatis ketika masuk jalan raya ada stuck dan memunculkan kemacetan. Jadi, dengan adanya pembongkaran ini otomatis akan berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas di jalur Puncak," ucapnya.
Tak hanya dilakukan di pasar bagian dalam, nantinya pembongkaran juga dilakukan terhadap sejumlah lapak liar lainnya di area Pasar Festival Pariwisata (Pafesta) bagian depan.
"Beberapa bangunan ini belum dilakukan penertiban karena ini lokasinya masuk lokasi Pafesta. Jadi, kita harus melakukan tahapan dari pengawas bangunan seperti teguran 1,2,3 dan gebrakan oleh kita dan kita melakukan penindakan 1x24 jam, baru nanti lakukan pembongkaran," tuturnya.
Untuk mengantisipasi para PKL yang kembali ke area tersebut, Cecep menegaskan kepada anggotanya untuk melakukan patroli.
"Setelah pembongkaran ini Pak Camat [Cisarua] akan membuat surat ke Bupati Bogor kaitan pemasangan pagar atau pembuatan taman itu nanti akan dipikirkan," cetusnya.
"Kemungkinan di sini juga akan dilakukan patroli. Jadi, ketika nanti muncul lagi (PKL) saya harap segera ditindak," tegasnya.
Berdasarkan pantauan Bogor24Update di lokasi, banyaknya kabel listrik yang menggantung di atas lapak liar tersebut sempat membuat Satpol PP Kabupaten Bogor kesulitan melakukan pembongkaran.

Jaringan Kabel Berasap dan Percikkan Api
Sejumlah jaringan kabel listrik tampak mengeluarkan asap saat proses pembongkaran 130 lapak PKL di kawasan Pasar Cisarua. Bagian kabel yang mengelupas sampai mengeluarkan asap dan bau hangus hingga membuat petugas PLN turun tangan untuk menangani hal itu.
Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Kecamatan Cisarua, Komarudin mengatakan bahwa asap tersebut muncul dari kabel yang telah mengelupas.
"Saat pembongkaran dilakukan, banyak kabel yang terkelupas dan diduga itu akibat penyuntikan arus ilegal," ujar Komarudin kepada wartawan.
Selain itu, lanjut Komarudin, sejumlah kabel juga sempat mengeluarkan percikan api dari kabel yang kondisinya terkelupas. Dalam pembongkaran itu, Komarudin juga menemukan adanya kabel listrik yang mengalami konsleting di atas salah satu lapak tersebut.
Bahkan, dia menduga sejumlah kabel itu telah dimodifikasi secara ilegal. Beruntung, petugas PLN langsung melakukan perbaikan di salah satu titik pembongkaran guna mencegah konsleting yang dapat menyebar ke area lainnya.
=====
Bogor24update.id adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: bogor24update.id
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id





























