Menuju konten utama

RUPSLB Perubahan Pengurus Telkom Mendadak Ditunda, Kenapa?

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebelumnya telah dijadwalkan pada Rabu (3/9/2025) pukul 14.00 WIB.

RUPSLB Perubahan Pengurus Telkom Mendadak Ditunda, Kenapa?
Ilustrasi gedung Telkom. FOTO/dok. Telkom
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan penundaan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sebelumnya telah dijadwalkan pada Rabu (3/9/2025) pukul 14.00 WIB. Pengumuman penundaan ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Merujuk pada surat Perseroan Nomor Tel.88/PR000/COP-K0F00000/2025 tanggal 12 Agustus 2025 Perihal Pemanggilan RUPS LB, dengan ini perseroan mengumumkan bahwa RUPS yang rencananya akan ditunda sampai pengumuman lebih lanjut,” ujar SVP Corporate Secretary Telkom, Jati Widagdo.

RUPSLB yang sedianya akan diselenggarakan secara daring melalui sistem easy KSEI dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tersebut, memiliki agenda utama untuk melakukan perubahan susunan pengurus perseroan.

Agenda perubahan pengurus ini merujuk pada sejumlah regulasi, termasuk PP BUMN, POJK terkait Direksi dan Komisaris, Peraturan Menteri BUMN, serta Anggaran Dasar Perseroan, yang mensyaratkan bahwa pengangkatan dan pemberhentian pengurus harus mendapat persetujuan dari pemegang saham Seri A Dwiwarna.

Hingga berita ini diturunkan, perseroan belum memberikan alasan yang mendasari keputusan penundaan ini. Telkom juga belum mengumumkan jadwal baru sebagai pengganti untuk pelaksanaan RUPSLB tersebut.

Untuk diketahui, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tiga bulan lalu melakukan perombakan pengurus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (27/5/2025).

RUPST menunjuk Dian Siswarini sebagai direktur utama menggantikan Ririek Adriansyah. Dian merupakan Presiden Direktur sekaligus CEO XL Axiata sejak 2015 dan mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada Rabu (3/12/2024).

RUPST TLKM juga memutuskan untuk mengangkat Muhammad Awaluddin sebagai wakil direktur utama. Saat ini Awaluddin menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pelni (Persero).

Dalam RUPST TLKM juga mengangkat Angga Raka Prabowo sebagai komisaris utama perusahaan menggantikan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Berdasarkan RUPST 27 Mei 2025, berikut susunan lengkap direksi dan komisaris:

Komisaris

Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo

Komisaris: Ossy Dermawan

Komisaris: Ismail

Komisaris: Rionald Silaban

Komisaris: Silmy Karim

Komisaris Independen: Yohanes Surya

Komisaris Independen: Deswandhy Agusman

Komisaris Independen: Rizal Mallarangeng

Direksi

Direktur Utama: Dian Siswarini

Wakil Direktur utama: Muhammad Awaluddin

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra

Direktur Enterprise & Business Service: Verenita Yosephine

Direktur Network: Nanang Hendarno

Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji

Direktur Human Capital Management: Henry Christiadi

Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi

Direktur Wholesale & International Service: Honesti Basyir.

Baca juga artikel terkait RUPSLB atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra