Menuju konten utama

Puan Minta Rekam Jejak Soeharto Dicermati soal Pahlawan Nasional

Puan Maharani meminta pemerintah tidak terlalu tergesa-gesa dalam mengusulkan sosok jadi pahlawan nasional, misalnya Soeharto.

Puan Minta Rekam Jejak Soeharto Dicermati soal Pahlawan Nasional
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Rapat yang dihadiri oleh 279 anggota DPR tersebut beragendakan pidato pembukaan masa persidangan oleh Ketua DPR dan pelantikan pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPR dan anggota MPR masa jabatan tahun 2024-2029. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan lembaganya menghormati pemberian gelar pahlawan nasional kepada siapa saja yang masuk dalam usulan dari Kementerian Sosial. Namun, Puan mengingatkan pemerintah untuk mencermati rekan jejak setiap sosok tersebut, termasuk kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Pemberian gelar pahlawan kami hormati prosesnya, namun karena ini penting, ya harus dicermati rekam jejaknya dari dari masa lalu sampai sekarang,” ucap Puan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Dalam hal ini, Puan menilai alangkah baiknya pemerintah tidak terlalu tergesa-gesa dalam mengusulkannya. Hal ini mengingat gelar pahlawan nasional adalah suatu hal yang penting. Maka dari itu, dia meminta setiap usulan yang masuk perlu dikaji dengan cermat.

“Karena juga penting bagaimana kemudian apakah hal tersebut memang sudah waktunya dan sudah perlu diberikan, dan lain-lain sebagainya. Namun, ya hal itu tentu saja tentu harus dikaji dengan baik dan cermat,” terang Puan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengaku telah menerima usulan nama pahlawan nasional dari Kementerian Sosial (Kemensos). Di antara usulan nama itu tercantum nama Soeharto.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto tengah mempelajari usulan nama-nama tersebut untuk dijadikan pahlawan nasional.

"Nama pahlawan kami sudah menerima secara resmi dari Kemensos, hasil dari Dewan Gelar dan Tanda Jasa. Sedang dipelajari oleh Bapak Presiden karena memang cukup banyak nama-nama yang diajukan," ucapnya di Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

Kata Prasetyo, Prabowo bakal mengumumkan nama yang akan menjadi pahlawan nasional. Di satu sisi, ia mengonfirmasi Soeharto termasuk dalam nama yang diusulkan.

Baca juga artikel terkait GELAR PAHLAWAN NASIONAL atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto