Menuju konten utama

PTPP Akan Jual 4 Anak Usaha, Incar Dana Rp3,06 Triliun di 2025

Divestasi ini menjadi bagian dari strategi PT PP untuk fokus ke bisnis inti konstruksi, yang dinilai masih memberikan margin laba kotor yang stabil.

PTPP Akan Jual 4 Anak Usaha, Incar Dana Rp3,06 Triliun di 2025
Ilustrasi PT PP. ANTARA FOTO/Audy Alwi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Tbk (Persero) mempercepat langkah restrukturisasi perusahaan dengan melepas empat anak usahanya senilai Rp3,06 triliun guna mengurangi beban utang dan memperbaiki rasio keuangan.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad menjelaskan divestasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk fokus kembali ke bisnis inti konstruksi, yang dinilai masih memberikan margin laba kotor (gross profit) yang stabil.

"Ini adalah strategi divestasi yang bisa menurunkan debt cukup besar dan nantinya akan memperbaiki struktur keuangan kita,” kata Novel dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (15/7/2025).

Adapun keempat anak usaha PT PP yang akan divestasi adalah PT PP Infrastruktur (99,2 persen) yang bergerak di bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), tol, gas, dan logistik.

Lalu, Centurion Perkasa Iman (67,8 persen) usaha di sektor perhotelan di Surabaya; PT Celebes Railway Indonesia (47,81 persen) yang kini menggarap proyek kereta api kerja sama pemerintah-swasta (KPBU) di Sulawesi Selatan; dan terakhir PT PP Semarang Demak (45,6 persen), Pengembang Tol Semarang-Demak yang sedang dalam tahap konstruksi.

Dia menjelaskan, divestasi ini untuk mengurangi beban perusahaan akibat penurunan pendapatan 23,94 persen (yoy) pada kuartal I-2025 menjadi Rp3,51 triliun, dengan laba bersih yang dapat diatribusikan ke induk turun 37,23 persen menjadi Rp59,39 miliar.

Selain itu, rasio utang terhadap ekuitas (DER) perusahaan masih tinggi di angka 1,44x, dengan beban bunga yang membebani kinerja.

"Yang membuat beban bunga cukup tinggi adalah investasi di area yang tidak prudent. Kami akan perbaiki dan fokus ke bisnis konstruksi, yang masih memberikan gross profit baik," ujarnya.

Namun, PTPP memproyeksikan perolehan kontrak baru Rp28,5 triliun pada 2025, didominasi proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, bendungan, dan gedung seperti apartemen dan rusun. Di samping itu, pendapatan tahun ini ditargetkan Rp18,2 triliun, dengan laba bersih Rp157 miliar.

Divestasi senilai Rp3,06 triliun diharapkan memperbaiki current ratio dari 1,29x menjadi 1,35x dan menurunkan DER ke 1,38x pada akhir 2025.

Baca juga artikel terkait PT PP atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana