tirto.id - Sosok dan profil Jan Hwa Diana menjadi sorotan publik usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. Lantas, siapa Jan Hwa Diana dan jadi tersangka dugaan kasus apa?
Penangkapan terhadap Jan Hwa Diana dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Humas Polerstabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan. Pengusaha itu ditangkap oleh Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polrestabes Surabaya.
"Iya, jadi saudari D (Diana) dan saudara H (Handy) telah ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Surabaya," kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanti ketika dikonfirmasi oleh kontributor Tirto, pada Jumat (9/5/2025).
Jan Hwa Diana ditangkap lantaran ditetapkan sebagai tersangka dalam laporan dugaan perusakan mobil. Laporan tersebut diajukan oleh seorang kontraktor bernama Paul Sthevanus, yang mengerjakan renovasi plafon lantai lima rumah Jan Hwa Diana di Surabaya.
Berdasarkan keterangan dari kuasa hukum pelapor, Jemmy Nahak, proyek yang dikerjakan Paul telah mencapai 80 persen. Lalu, Paul dan rekannya bernama Yanto kembali ke lokasi pengerjaan proyek dengan tujuan mengambil peralatan scaffolding untuk digunakan di proyek lain.
“Klien saya dan rekannya dilarang mengambil barang, bahkan dituduh mencuri,” kata Jemmy.
Jemmy menduga aksi perusakan itu dilakukan Jan Hwa Diana atas perintah dari suaminya, Handy Soenaryo. Ia menjelaskan, ban mobil milik Paul dirusak oleh Jan Hwa Diana menggunakan mesin gerinda.
Selain mengalami perusakan mobil, Jemmy menjelaskan kliennya juga mendapatkan tekanan untuk mengembalikan dana sebesar 50 persen dari nilai proyek. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman kasus.
Profil Jan Hwa Diana
Jan Hwa Diana adalah pebisnis asal Surabaya sekaligus pemilik UD Sentosa Seal yang berlokasi di pergudangan Suri Mulia Permai Margomulyo, Surabaya. Tidak banyak yang dapat diketahui mengenai informasi pribadinya, namun ia diketahui cukup aktif menggunakan media sosial TikTok.
Akun TikTok pribadinya @janhwa.diana yang saat ini dijadikan akun privat itu telah memiliki 19,4 ribu pengikut. Istri dari Handy Soenaryo ini kerap membagikan momen sehari-harinya melalui platform media sosial tersebut.
Sebelum ditangkap karena kasus perusakan mobil, nama Jan Hwa Diana sempat viral karena kasus penahan ijazah. Kasus tersebut menyita perhatian publik setelah video yang merekam aksi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan penyidakan langsung ke perusahaan milik Jan Hwa Diana.
Pada penyidakan itu, Armuji mengaku mendapatkan laporan dari pegawai UD Sentosa Seal yang ijazahnya ditahan. Orang nomor dua di Kota Surabaya itu lantas meminta perusahaan untuk mengembalikan ijazah yang telah ditahan.
Upaya Armuji itu berjalan alot lantaran ia mendapatkan respons yang tidak baik dari dari Jan Hwa Diana. Pengusaha itu sempat menyebut Armuji sebagai seorang penipu. Kasus penahanan ijazah itu lalu dimediasi oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Namun, menurut keterangan Wamenaker, sama halnya dengan respons terhadap Armuji, pihak Jan Hwa Diana juga tidak menghargai proses mediasi tersebut. Lantaran mediasi tidak menemukan jalan tengah, Wamenaker lalu menyerahkan kasus ini ke Polda Jawa Timur (Jatim).
Tidak hanya menahan ijazah karyawannya, Jan Hwa Diana disebut juga menerapkan sistem kerja yang buruk. Ia menggaji karyawannya di bawah UMK dengan beban kerja berat. Tidak sampai di situ, Jan Hwa Diana juga memberlakukan pemotongan gaji apabila karyawannya menunaikan ibadah shalat Jumat.
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Elisabet Murni P
Masuk tirto.id

































