Menuju konten utama

Profil Eric Rosen Suami Irene Sukandar Sesama Master Catur

Profil Eric Rosen, International Master catur dan suami Irene Kharisma Sukandar. Simak perjalanan karier dan prestasinya di sini.

Profil Eric Rosen Suami Irene Sukandar Sesama Master Catur
Eric Rosen. (Instagram/@iamericrosen)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Grandmaster catur wanita asal Indonesia, Irene Sukandar mengumumkan jika dirinya telah menikah dengan Eric Rosen. Pernikahan dua master catur ini menjadi perhatian warganet.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, @irene_sukandar, Irene menyampaikan terima kasih pada semua orang yang telah mendukungnya selama ini, termasuk ketika ia memutuskan menikah dengan Eric yang juga seorang grandmaster.

“Terima kasih banyak atas semua doa dan ucapannya, teman-teman! Aku bersyukur karena Eric terkadang menatapku dengan lebih banyak cinta daripada Stafford Gambit-nya. Cheers untuk cinta seumur hidup (dan catur)!” tulis Irene.

Profil Eric Rosen Suami Irene Sukandar

Eric Rosen lahir pada 3 September 1993. Ia adalah seorang International Master catur asal Amerika Serikat, pendidik, kreator konten, dan fotografer.

Tumbuh besar di Skokie, Illinois, Rosen pertama kali mengenal catur pada usia tujuh tahun saat berlibur bersama keluarganya di Bahamas. Pada usia sembilan tahun ia menjuarai Illinois 3rd Grade State Championship, kemudian memimpin tim catur Niles North High School meraih dua gelar juara negara bagian serta peringkat tiga nasional.

Puncak karier juniornya datang pada 2011 ketika ia menjuarai U.S. K–12 Championship dengan skor sempurna 7–0, sebuah prestasi yang disebut US Chess sebagai salah satu pencapaian individu terbaik dalam sejarah turnamen tersebut. Tahun yang sama, ia juga meraih gelar FIDE Master setelah melewati rating 2300.

Perjalanan akademik dan catur Rosen berlanjut ketika ia memilih kuliah di University of Illinois di Urbana–Champaign pada 2012. Bersama rekan sekaligus sahabatnya Michael Auger, Rosen membantu membangkitkan kembali tim catur kampus dan membawa mereka, secara mengejutkan, ke babak Final Four President’s Cup pada 2013 dan 2014.

Pada 2015, ia pindah ke Webster University dengan beasiswa catur dan bergabung dengan program SPICE di bawah asuhan mantan juara dunia wanita Susan Polgar.

Ia kemudian dianugerahi gelar International Master pada 2015, sebelum lulus dari Webster pada 2017 dengan gelar B.A. di bidang Interactive Digital Media.

Selain perjalanan kompetitifnya, Rosen dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia konten catur modern. Sejak 2013 di YouTube dan 2017 di Twitch, ia membangun komunitas global melalui gaya penjelasan yang diselipi humor khas sehingga membuat pembelajaran catur terasa ringan.

Saluran YouTube-nya berkembang hingga ratusan ribu pelanggan. Meski fokus utamanya adalah catur, Rosen juga mengeksplorasi berbagai minat lain, seperti Scrabble, fotografi, tenis, ping pong, geoguessr, dan berbagai proyek kreatif.

Dalam dunia kompetitif, salah satu momen tak terduganya datang pada 2018 ketika ia tanpa sengaja mengalahkan Magnus Carlsen dalam sebuah pertandingan bullet daring, diikuti kemenangan di IM Not A GM Speed Chess Championship pada 2022.

Setelah pandemi 2020 membatasi perjalanan turnamen, Rosen bermukim di St. Louis dan semakin serius menekuni dunia pendidikan serta produksi konten catur.

Baca juga artikel terkait CATUR atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra