Menuju konten utama

Profil Gedung Terra Drone di Jakpus, Lokasi, & Kantor Apa?

Cek lokasi Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, yang terbakar, Selasa (9/12/2025) siang. Ketahui apa itu Terra Drone dan bergerak di bidang apa?

Profil Gedung Terra Drone di Jakpus, Lokasi, & Kantor Apa?
Kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. (FOTO/Istimewa)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat dilalap si jago merah pada Selasa (9/12/2025). Kebakaran ini mengakibatkan jatuhnya puluhan korban jiwa.

Gedung yang terbakar tersebut berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Nomor 2-3, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Gedung ini merupakan kantor PT Terra Drone Indonesia.

Menukil peta wilayah di Google Maps, Gedung Terra Drone Indonesia di Cempaka Baru itu berdekatan dengan Kantor Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS DKI Jakarta.

PT Terra Drone Indonesia sendiri merupakan perusahaan manufaktur komponen penerbangan dan dirgantara. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan Terra Drone Corporation asal Jepang.

Menukil laman web resmi perusahaan tersebut, PT Terra Drone Indonesia kini dipimpin oleh Michael W W Siagian yang menjabat sebagai CEO di sana.

Sementara itu, gedung Terra Drone Indonesia yang terbakar pada Selasa tersebut merupakan kantor cabang dari perusahaan tersebut. Menukil halaman LinkedIn perusahaan itu, Terra Drone Indonesia memiliki kantor pusat di Bandung.

Perusahaan ini mulai beroperasi di Indonesia pada 2016 silam dan berkembang menjadi penyedia layanan kendaraan udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) untuk berbagai keperluan, seperti survei lokasi sektor energi hingga kehutanan.

Update Kebakaran Gedung Terra Drone Hari Ini

Berdasarkan update laporan per Selasa sore, kebakaran gedung Terra Drone Indonesia di Jakarta Pusat telah mengakibatkan 22 orang tewas. Sebanyak 15 korban jiwa merupakan perempuan, sementara 7 sisanya adalah laki-laki.

Hal itu telah dikonfirmasi Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

"Sampai pukul 17.00 WIB, data korban sudah 22 orang meninggal dunia," kata Susatyo.

Jumlah korban jiwa tersebut meningkat dari laporan sebelumnya yang menyebut jumlah korban dari insiden tersebut adalah 17 orang.

Kini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi.

Menurut keterangan Susatyo, ketika melakukan penyisiran lokasi kebakaran, korban meninggal kebanyakan ditemukan di lantai 3, 4, dan 5 gedung tersebut.

Api dilaporkan menjalar pada gedung tersebut sejak 12.43 WIB. Kini pada Selasa sore, api telah berhasil dijinakkan usai 25 unit pemadam dan 89 personelnya dikerahkan ke lokasi insiden.

Berdasarkan keterangan Lurah Cempaka Baru, Rahmat H, kebakaran itu semula terjadi di lantai 1. Dengan cepat, api lalu merambat ke lantai atas.

"Saat kejadian, posisi sedang jam istirahat," tutur Rahmat, dikutip dari Antara.

Kebakaran yang bermula dari lantai satu tersebut kemudian menutup akses keluar para pegawai. Terpaksa, para pegawai hanya bisa melarikan diri dengan lari ke lantai atas dan terjebak di sana.

Sejauh ini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menduga insiden itu bermula dari korsleting listrik.

Sementara itu, Susatyo Purnomo menduga bahwa kobaran bermula dari terbakarnya baterai di salah satu gudang di lantai 1. Berdasarkan keterangan yang ia himpun, sejumlah pegawai sempat mencoba memadamkan baterai yang terbakar sebelum api menjalar ke lantai atas.

Proses identifikasi penyebab kebakaran hingga kini masih dilakukan petugas. Selain itu, penyisiran ulang lokasi kebakaran untuk mengevakuasi korban juga masih dilakukan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, juga menuturkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan total kerugian akibat kebakaran ini.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan pendataan setelah proses evakuasi dan sisir ulang lokasi kebakaran rampung.

"Kerugian juga masih dalam pendataan," katanya.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN GEDUNG TERRA DRONE atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan