Menuju konten utama

Profil Dicky Kartikoyono, Karier, dan Daftar Kekayaan

Dicky Kartikoyono merupakan salah satu dari dua kandidat Deputi BI 2025-2030. Simak rekam karier Dicky Kartikoyono, pendidikan, hingga kekayaannya.

Profil Dicky Kartikoyono, Karier, dan Daftar Kekayaan
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono menyampaikan paparan pada uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/7/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

tirto.id - Dicky Kartikoyono merupakan salah satu kandidat calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) 2025-2030, serta baru saja mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) oleh Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (1/7/2025). Sebagai calon deputi, profil Dicky Kartikoyono lekat dengan BI.

Dicky Kartikoyono merupakan nama yang diusulkan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk menjadi mengisi jabatan Deputi Gubernur BI yang akan kosong sesudah berakhirnya masa jabatan Doni P. Joewono. Pengajuan ini dilakukan Prabowo ke DPR melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R22/Pres/05/2025 tertanggal 6 Mei 2025.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan pada Selasa, Dicky Kartikoyono mempresentasikan makalah dengan judul "Meretas Gelombang Menuju Indonesia Maju dengan Transformasi Digital: Menuju Asta Cita Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan". Para calon diharuskan untuk mempresentasikan makalah yang dibawa dalam waktu 30 menit.

Selain Dicky Kartikoyono, Komisi XI DPR juga melakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada calon Deputi BI lainnya, yakni Ricky Perdana Gozali. Uji kepatutan dan kelayakan Ricky Gozali dilakukan pada hari yang sama, yakni Selasa. Sementara, Ricky Gozali dipilih DPR melalui rapat internal sebagai Deputi Gubernur BI Periode 2025-2030.

Profil Dicky Kartikoyono Calon Deputi BI & Kekayaan

Dicky Kartikoyono lahir di Jakarta pada 19 Desember 1967. Sebelum dicalonkan sebagai Deputi Gubernur BI 2025-2030, Dicky Kartikoyono merupakan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Jabatan tersebut ia emban sejak dilantik pada 2023.

Kariernya sebagai pegawai instansi pemerintah dimulai sejak lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Di sekolah ikatan dinas tersebut, Dicky mengambil pendidikan Diploma Akuntansi.

Setelah berkecimpung di instansi Kementerian Keuangan, Dicky Kartikoyono ditarik oleh Bank Indonesia pada 1995. Di bank sentral ini, karier Dicky kartikoyono terus menanjak seiring waktu.

Dicky Kartikoyono juga menempuh pendidikan lain. Seperti dikutip dari Laporan Tahunan 2020 Dana Pensiunan BI (Dapenbi), Dicky mendapatkan gelar Sarjana Akuntansi di YAI, serta meraih gelar Master dari George Washington University pada 1999.

Selama kariernya, Dicky Kartikoyono pernah menduduki posisi strategis BI, seperti Kepala Divisi Strategi Organisasi (GKOS) Departemen Sumber Daya Manusia (DSDM) BI, Kepala Grup GKOS-DSDM, dan Kepala Departemen DSDM BI (2017-2019).

Pada 2020, ia diangkat menjadi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London. Dua tahun berselang, ia dipindahtugaskan untuk mengemban jabatan sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola BI pada 2022.

Pada 2023, ia kemudian dilantik sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Posisi ini merupakan jabatan yang kini ia emban hingga akhirnya diusulkan Prabowo untuk jadi Deputi BI yang baru.

Melalui laman e-LHKPN KPK, Dicky Kartikoyono terakhir kali menyetorkan laporan hartanya pada 2024. Pada tahun itu, ia tercatat memiliki harta kekayaan Rp8,3 miliar.

Harta kekayaan tersebut terdiri dari tiga tanah dan bangunan yang terletak di Kota Tangerang Selatan dan Bandung. Tanah dan bangunan ini menjadi proporsi kekayaan terbesar dengan total nilai Rp6,7 miliar.

Selain tanah dan bangunan, Dicky juga melaporkan empat kendaraan yang memiliki total nilai sebesar Rp686 juta. Kendaraan tersebut terdiri dari dua sepeda motor dan dua mobil. Dicky juga melaporkan kekayaan dalam bentuk harta bergerak lain senilai Rp552 juta serta harta berupa kas & setara kas senilai Rp781 juta.

Berdasarkan catatan KPK tersebut, jumlah kekayaan tersebut naik lebih dari empat kali lipat sejak ia dilantik sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola pada 2021. Ketika dilantik pada 2021 tersebut, Dicky melaporkan bahwa dirinya memiliki harta kekayaan senilai Rp1,8 miliar.

Berikut ini rincian kekayaan Dicky Kartikyono melansir LHKPN:

A. Tanah dan Bangunan Rp6.725.000.000

  • Tanah dan Bangunan Seluas 108 meter persegi/115 meter persegi di Kab/Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp2.550.000.000
  • Bangunan Seluas 34 meter persegi di Kab/Kota Bandung, Hasil Sendiri Rp675.000.000
  • Tanah Seluas 252 meter persegi di Kab/Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp3.500.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin Rp686.000.000

  • Motor, Honda Beat Sepeda Motor Tahun 2012, Hasil Sendiri Rp6.000.000
  • Mobil, Bmw 320 Ckd At Tahun 2018, Hasil Sendiri Rp320.000.000
  • Mobil, Honda Hr-V Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp325.000.000
  • Motor, Vespa Primavera 150cc/Scooter Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp35.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya Rp552.500.000

D. Surat Berharga -

E. Kas dan Setara Kas Rp781.515.521

F. Harta Lainnya -

Sub Total Rp8.745.015.521

Visi Misi Dicky Kartikoyono Calon Deputi BI

Melalui presentasi makalah yang ia bawa dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Deputi Gubernur BI bersama Komisi XI DPR RI pada Selasa (1/7/2025), Dicky Kartikoyono mengungkapkan visi-misi berupa penerapan langkah taktis di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang bergolak.

Dicky mengangkat visi bertajuk 'Meretas gelombang menuju Indonesia Maju dengan transformasi digital'. Sementara itu, ia menyampaikan 3 misi, yaitu pondasi ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien; ekosistem ekonomi keuangan digital yang sehat dan terpercaya; serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berdaulat.

Selanjutnya, visi dan misi itu dijalankan melalui setidaknya 8 kebijakan strategis. Rincian kebijakan strategis itu, 6 di antaranya terkait infrastruktur pembayaran, infrastruktur data, infrastruktur digital, sektor keuangan sistem pembayaran, sektor usaha, hingga pemerintahan.

β€œIni semuanya menjadi kunci untuk menjadi driver. Sektor usaha [dan] pemerintah, ini tentunya bisa kita bangun bersama melalui sistem digital. Outcome-nya efisiensi, inklusi, dan stabilitas, sepanjang kita melakukan transformasi struktural dan tentunya dilakukan reformasi struktural di sektor rill,” katanya dalam pemaparan yang disiarkan melalui YouTube Komisi XI DPR RI Channel.

Selain itu, 2 kebijakan strategis Dicky Kartikoyono lain ialah terkait kelembagaan BI, serta sinergi dengan stakeholder. "Itu menjadi prasyarat utama untuk kita bisa maju bersama,” terang Dicky.

Secara konkret, salah satu rencana dalam program kerja Dicky tersebut diwujudkan dengan menambahkan fitur identifikasi pengguna layanan seperti QRIS. Dalam bayangannya, QRIS harus dilengkapi dengan payment ID yang memuat informasi pelaku pembayaran tanpa sentralisasi penyimpanan data tunggal.

Berikut ini rincian visi, misi, dan kebijakan strategis BI dalam pemaparan Dicky Kartikoyono:

Visi

  • Meretas gelombang menuju Indonesia Maju dengan transformasi digital

Misi

  • Pondasi ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien
  • Ekosistem ekonomi keuangan digital yang sehat dan terpercaya
  • Pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berdaulat

8 Kebijakan Strategis Bank Indonesia

  • Infrastruktur pembayaran
  • Infrastruktur data
  • Infrastruktur digital
  • Sektor keuangan sistem pembayaran
  • Sektor Usaha
  • Pemerintahan
  • Kelembagaan BI
  • Sinergi dengan stakeholder

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan