Menuju konten utama

Kemenkeu Dampingi Pejabat DJP yang Terjerat Kasus Toba Pulp

Purbaya mengklaim Kemenkeu tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan kasus tersebut di Kejagung.

Kemenkeu Dampingi Pejabat DJP yang Terjerat Kasus Toba Pulp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan pihaknya tetap memberikan pendampingan kepada pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang tersandung kasus dugaan transfer pricing PT Toba Pulp Lestari.

Menurut dia, kasus tersebut merupakan kasus lama yang terus berkembang hingga akhirnya menyeret dua pegawai pajak.

"Masih didampingi, tetapi nanti, kan, pembelaannya tergantung. Kalau tidak didampingi, kan, lucu. Dia kan kerja di pajak, di Kementerian Keuangan," ucap Purbaya kepada awak media di Banten, Kamis (13/8/2026).

Purbaya mengklaim Kemenkeu tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Ia menyerahkan pembelaan dan proses perkara kepada mekanisme persidangan di pengadilan.

"Tetapi nanti kita tidak ikut campur. Saya tidak ikut campur, ya biarkan saja sesuai dengan berjalannya sidang di pengadilan," ujarnya.

Kasus tersebut menjadi perhatian setelah aparat penegak hukum menangkap pegawai pajak terkait dugaan transfer pricing PT Toba Pulp Lestari. Purbaya menyebutkan, perkara itu merupakan kasus lama yang kemudian berkembang hingga dilakukan penangkapan.

Menurut dia, kasus tersebut menjadi pengingat seluruh pegawai pajak agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas. Pegawai DJP disebut tidak bisa lagi bekerja sembarangan lantaran pengawasan terhadap karyawan pajak dilakukan oleh seluruh aparat penegak hukum.

"Yang jelas, kita peringatkan pegawai-pegawai pajak bahwa ke depan tidak bisa sembarangan lagi karena kita diawasi oleh semua aparat penegak hukum," ucapnya.

Purbaya juga menanggapi adanya temuan terkait oknum pegawai pajak di Malang, Jawa Timur yang mencuat dari penanganan KPK.

Ketika ditanya apakah ada peringatan khusus setelah muncul kasus itu, Purbaya mengaku selalu memberikan peringatan kepada anak buahnya.

Meski demikian, ia menilai kasus-kasus tersebut relatif kecil dibandingkan dengan keseluruhan pekerjaan pegawai pajak. Sebagian besar pegawai DJP diklaim telah mengikuti arahan yang tepat.

"Ada warning dari saya. Saya selalu warning ke anak buah saya, selalu ke depan kerja dengan lebih hati-hati," ujar Purbaya.

"Tetapi, kan, kita lihat kasusnya berapa sih dari jumlah kerja mereka? Pasti relatif kecil karena sebagian besar sudah mengikuti trek yang kita arahkan," lanjut dia.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama