Menuju konten utama

Siapa Vanreko Bagaskara, Peserta Latsarmil Komcad yang Wafat?

Vanreko Varkas Bagaskara adalah peserta latsarmil komcad gelombang kedua bagi ASN. Ia tumbang dan meninggal saat latsarmil yang diduga akibat heat stroke.

Siapa Vanreko Bagaskara, Peserta Latsarmil Komcad yang Wafat?
Vanreko Varkas Bagaskara. x/wiraaa/komcadasn461
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Vanreko Varkas Bagaskara, ASN Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), meninggal dunia ketika menjalani latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) TNI. Sosok Vanreko kini jadi perhatian, termasuk alasan ASN Kemenekraf itu mengikuti latihan militer.

Vanreko meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/9/2026). Menurut laporan tim medis yang menangani Vanreko, ASN Kemenekraf itu meninggal akibat heat stroke yang diduga terjadi karena paparan cuaca dan rasa lelah berlebih.

Heat stroke dialami Vanreko ketika menjalani latihan militer di kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Jumat (25/9). Saat itu, di tengah rangkaian acara, Vanreko dilaporkan secara tiba-tiba mengeluhkan gejala penurunan kesadaran.

Vanreko kemudian sempat dibawa ke RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk mendapat perawatan, sebelum akhirnya dirujuk di RSPAD Gatot Soebroto dan meninggal dunia pada Sabtu.

Kematian Vanreko menambah daftar korban sipil yang tewas dalam latsarmil TNI. Pada Juni lalu, dalam program yang berbeda, sebanyak 5 orang sipil tewas ketika menjalani latsarmil untuk para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Sosok Vanreko Varkas Bagaskara

Vanreko Varkas Bagaskara merupakan seorang ASN di lingkungan Kemenekraf. Di kementerian itu, ia bekerja sebagai penata layanan operasional pada Pusat Pengembangan SDM Ekraf.

Kendati ia merupakan pekerja Kemenekraf, Vanreko semula memiliki profesi sebagai seorang guru. Hal ini selaras dengan gelar kesarjanaan yang dimilikinya.

Gelar sarjana pendidikan milik Vanreko pernah membawanya menjadi pendidik. Seturut laman LinkedIn miliknya, Vanreko pernah mengajar untuk Labschool Cibubur pada 2018 lalu.

Dari pekerjaan itu, Vanreko kemudian beralih profesi jadi pegawai Kemenekraf. Namun, kementerian itu rupanya juga menjadi akhir bagi hidupnya.

Vanreko dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, ketika menjalani program latihan dasar militer (latsarmil) komcad dari unsur ASN. Vanreko wafat ketika militer tengah berupaya untuk memperluas penerapan program pelatihan mereka bagi kalangan sipil.

Sepanjang 2026 ini, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang mengharuskan warga sipil mengikuti latsarmil yang diselenggarakan TNI. Kebijakan ini menyasar sejumlah program, seperti pemenuhan kebutuhan komponen cadangan dari berbagai unsur termasuk ASN hingga pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kota Merah Putih.

Vanreko turut menjalani Latsarmil Komcad ASN K/L Gelombang 2 Tahun 2026. Pada Jumat (25/9), ia diduga mengalami heat stroke dengan ditandai pandangan gelap, pusing, hingga hilang kesadaran. Dokter yang memeriksa menyatakan Vanreko menunjukkan keadaan hipotensi dan suhu tubuh baik yang diduga sebagai respons fisik atas paparan cuaca dan kelelahan.

Vanreko lantas dibawa ke IGD RSAU dr Esnawan Antariksa. Namun, pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.30 WIB, kondisinya memburuk dengan ditandai kejang dan penurunan kesadaran. Ia lantas dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto namun meninggal hari itu juga.

Pelatihan yang diikuti Vanreko merupakan program Kementerian Pertahanan sejak awal 2026 lalu. Program ini diberlakukan setelah Kementerian Pertahanan menganggap jumlah personel komcad yang kini tersedia dinilai belum mencukupi.

Sejak Februari 2026, Kementerian Pertahanan kemudian memperluas skala pelatihan dan menargetkan ribuan ASN dari kementerian/lembaga yang ada. Dalam program ini, Vanreko termasuk dalam gelombang kedua.

Seharusnya, pelatihan militer akan membuat Vanreko menjadi staf kementerian dengan bekal pengetahuan militer yang cukup untuk menghadapi risiko situasi genting di masa depan. Namun, ketika menjalani pelatihan, ia justru tumbang dan kini harus berpulang.

Baca juga artikel terkait ASN JADI KOMCAD atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Penyelaras: Rizal Amril Yahya