Menuju konten utama

Cerita ASN yang Sempat Tak Direstui Istri Ikut Pelatihan Komcad

Suherlan Maulana, ASN asal Sukabumi, mengaku sempat tak direstui keluarga jadi peserta latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad).

Cerita ASN yang Sempat Tak Direstui Istri Ikut Pelatihan Komcad
Suherlan Maulana, ASN dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang mengikuti kegiatan latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ASN, bercerita kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026). tirto.id/ Naufal Majid

tirto.id - Suherlan Maulana, seorang aparatur sipil negara (ASN) peserta program latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad), mengaku sempat menghadapi penolakan dari keluarga saat memutuskan mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 45 hari tersebut.

ASN dari Kementerian Sosial (Kemensos) itu menyebut, restu dari keluarga baru didapat setelah ia memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tujuan dan manfaat program Komcad.

“Awalnya sangat berat karena anak istri pun berat, tidak mendukung. Tapi dengan kita berikan pemahaman, akhirnya orang tua, anak, istri juga mendukung, mengikhlaskan,” kata Suherlan kepada para wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026).

Untuk mengikuti pelatihan Komcad ASN, Suherlan mengatakan telah mempersiapkan diri secara fisik dan mental sejak awal.

Setelah melalui proses seleksi selama satu pekan, ia menjadi bagian dari 1.773 ASN yang lolos dan berhak mengikuti program pelatihan tersebut.

Suherlan dijadwalkan menjalani pelatihan di lembaga pendidikan (lemdik) Wing Pendidikan (Wingdik) 500 Atang Senjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“[Saya mengajukan diri secara] sukarela, yang didaftarkan oleh Kementerian Sosial. Kita yang sukarela, siapa yang siap sedia, di usia di bawah 35,” tuturnya.

Pria asal Sukabumi, Jawa Barat, itu mengaku tertarik mengikuti program Komcad ASN untuk meningkatkan produktivitas dan kedisiplinan dalam bekerja.

“Mudah-mudahan dengan ada kita ikut Komcad, lebih disiplin lagi dalam kinerja, terutama kita nanti ketika dibutuhkan oleh negara [sudah] siap, gitu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah memulai program latsarmil bagi 1.773 Komcad ASN yang lolos seleksi.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan, Letjen TNI Gabriel Lema, menjelaskan bahwa dari sekitar dua ribu ASN yang mendaftar pada gelombang pertama, hanya 1.773 peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi.

Program tersebut melibatkan ASN dari 55 kementerian/lembaga yang berpartisipasi dalam gelombang pertama Komcad ASN.

“Puji syukur hari ini di tingkat pusat, seluruh kementerian/lembaga terepresentasi lewat 55 kementerian/lembaga yang tadi sudah kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773. Ini gelombang pertama,” kata Gabriel saat membuka secara resmi program Latsarmil Komcad ASN di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.

Baca juga artikel terkait KOMPONEN CADANGAN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana