Menuju konten utama

Pramono Bertemu Wali Kota New York, Bahas Transportasi & Subsidi

Menurut Pramono, Jakarta dan New York menghadapi persoalan yang mirip sebagai kota padat, multikultur, dan multietnik yang menjadi tujuan banyak pendatang.

Pramono Bertemu Wali Kota New York, Bahas Transportasi & Subsidi
Pramono Anung. foto/ANTARAFOTO, Zohran Mamdani. foto/AFP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap hasil pertemuannya dengan Wali Kota New York, Zohran Mamdani, di sela kunjungannya ke Amerika Serikat. Kedua kepala daerah membahas sejumlah isu perkotaan, terutama pengelolaan transportasi publik dan skema subsidinya.

Pramono mengaku bertemu Mamdani dua kali, yakni dalam pertemuan bilateral dan dalam forum yang lebih besar.

"Saya bersyukur bertemu dengan Mayor Mamdani dua kali. Satu bilateral meeting, satu dalam forum yang lebih besar. Kami berdua berdiskusi tentang banyak hal, terutama hal yang berkaitan dengan transportasi, kemudian hal berkaitan dengan bansos, hal yang berkaitan dengan security, hal yang berkaitan dengan obligasi," kata Pramono di kawasan Jl. Al Habsyi No. 58, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Menurut Pramono, Jakarta dan New York menghadapi persoalan yang mirip sebagai kota padat, multikultur, dan multietnik yang menjadi tujuan banyak pendatang. Ia menilai penanganan transportasi Jakarta relatif lebih baik dibanding New York. Saat mantan Seskab ini berkunjung, sidang PBB sedang berlangsung sehingga kemacetan terjadi di banyak titik.

Mamdani, kata Pramono, menanyakan cara Jakarta mengelola transportasi bagi 11 juta penduduk dengan kawasan aglomerasi yang mencapai 42 juta jiwa berdasarkan data PBB. Pramono menjawab bahwa pengaturan yang dulu terbatas pada TransJakarta kini meluas menjadi TransJabodetabek.

"Saya sampaikan bahwa kalau dulu yang diatur hanya TransJakarta, sekarang pengaturannya menjadi TransJabodetabek," ujarnya.

Pertanyaan paling mendalam dari Mamdani, lanjut Pramono, menyangkut subsidi transportasi. Saat ini, beban subsidi sepenuhnya ditanggung Pemerintah Jakarta.

"Nah, bagi dia yang menjadi pertanyaan paling dalam adalah bagaimana dengan subsidinya? Ya, sementara ini subsidi sepenuhnya menjadi beban tanggung jawab Pemerintah Jakarta," katanya.

Politikus PDIP Ini optimistis penataan yang lebih baik akan meningkatkan konektivitas warga. Ia menyebut Jakarta kini memiliki jaringan MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, Mikrotrans, dan KRL yang membuat mobilitas semakin terhubung.

Baca juga artikel terkait IBUKOTA JAKARTA atau tulisan lainnya dari Muhammad Rayfahd Haykal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Rayfahd Haykal
Penulis: Muhammad Rayfahd Haykal
Editor: Andrian Pratama Taher