tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit (RS) tipe A di area lahan RS Sumber Waras, Tomang, Jakarta Barat, yang saat ini terbengkalai.
Ia menjelaskan, lahan yang tersedia di RS Sumber Waras itu memiliki luas 3,6 hektare. Sejak era gubernur sebelumnya, wacana pembangunan rumah sakit di lahan tersebut sempat tertunda.
“Daerahnya ini daerah premium, luasnya 3,6 hektare, dan dulu zaman pemerintahan gubernur sebelumnya, sebenarnya sudah dipersiapkan Amdal dan juga planning-nya,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Pramono menyebut, saat ini Pemprov DKI tengah mempertimbangkan apakah di lahan itu akan dibangun RS baru, atau memindahkan RS Tarakan yang saat ini sudah sempit.
“Ada dua usulan. Yang pertama, apakah memindahkan Rumah Sakit Tarakan yang sekarang sudah sempit, yang ada di tengah kota ke area Sumber Waras, atau kemudian membangun baru,” jelasnya.
Kedua rencana itu disebutnya sedang dikaji secara mendalam oleh dinas terkait, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes). Ia juga menegaskan bahwa pembangunan di area RS Sumber Waras itu tidak akan mengganggu pembangunan RS Royal Batavia di Cakung, Jakarta Timur.
Politikus PDIP itu mengakui, saat ini kebutuhan rumah sakit di Jakarta masih tinggi. Meski begitu, ia meyakini bahwa persoalan tersebut dapat diatasi.
“Kebutuhan rumah sakit di Jakarta memang masih cukup tinggi dan saya yakin itu akan bisa terwujudkan,” ucap Pramono.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































