tirto.id -
Ini diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2025).
"Alhamdulillah sudah diputuskan oleh Bapak Presiden, dan atas arahan Bapak Presiden sekarang sudah dilakukan konsorsium Huayou," ucapnya.
Sebagai informasi, total investasi proyek rantai pasok kendaraan listrik tersebut mencpai 9,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Dari total tersebut, perusahaan asal Korea Selatan, LG, telah menanamkan modal senilai 1,2 miliar dolar AS.
Investasi tersebut, diharapkan dapat menggarap seluruh proses produksi baterai EV, mulai dari pengadaan bahan baku, hingga produksi prekursor, bahan katoda, dan pembuatan sel baterai.
Belakangan, setelah LG hengkang, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebut bahwa pihaknya sudah bertemu dengan pemilik, jaranan manajemen, serta chairman Huayou pada Sabtu (26/4/2025).
Dalam pertemuan itu, Rosan mengatakan mereka membahas rencana penggantian posisi LG solution dalam investasi proyek hilirisasi baterai.
“Sabtu malam mereka datang dan insya Allah nanti kita akan lanjutkan lagi pembicaraan lebih detailnya ini pada bulan Mei (2025), sebentar lagi ya, pada bulan Mei ini, untuk menindaklanjuti," terangnya, Selasa (29/4/2025).
Masuk tirto.id




































