tirto.id -
Hal ini Prabowo nyatakan saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).
"Pertama, kita disiplin dengan kita sendiri, kita menjaga, kita pelihara bahwa defisit kita tetap 2,5 persen dari GDP [Produk Domestik Bruto/PDB]," ucapnya.
Prabowo mengatakan, dalam perjanjian maastricht (maastricht treaty), defisit anggaran untuk negara Uni Eropa seharusnya tidak melebihi tiga persen dari PDB. Namun, banyak negara yang tidak mematuhi perjanjian tersebut.
Sementara, Indonesia justru terus menjaga defisit anggaran tidak melebihi tiga persen kecuali di era pandemi.
"Kita tidak akan punya deifisit lebih dari tiga persen. Padahal, saudara-saudara Jerman, Perancis, Italia, mereka sudah jauh di atas tiga persen. Mereka melanggar standar yang mereka lakukan sendiri," sebutnya.
Kata Prabowo, karena defisit anggaran Indonesia termasuk kecil, perbandingan utang dengan PDB Indonesia juga termasuk yang paling kecil se-dunia.
"Indonesia masih menjaga di bawah tiga persen. Karena itu hutang kita termasuk, perbandingan hutang kita terhadap GDP kita salah satu terendah di dunia," ucapnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































