Menuju konten utama

Prabowo Mau Kopdes Merah Putih Beri Kredit Bunga 6% per Tahun

Prabowo soroti ketidakadilan akses pembiayaan yang selama ini dialami rakyat kecil dibandingkan dengan pelaku usaha besar.

Prabowo Mau Kopdes Merah Putih Beri Kredit Bunga 6% per Tahun
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan BPS tersebut bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menargetkan penurunan beban bunga pinjaman bagi petani dan masyarakat kecil melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Langkah ini diambil untuk memutus ketergantungan petani pada jeratan rentenir yang mematok bunga tinggi hingga 1 persen per hari.

Presiden menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan bentuk ketimpangan ekonomi yang harus segera dihentikan. Hal itu disampaikannya saat berdiskusi dengan sejumlah tokoh, seperti yang disiarkan di kanal YouTube Prabowo Subianto, Minggu (22/3/2026).

"Karena petani ini kan dia 120 hari baru panen. Di dalam 120 hari kadang-kadang istrinya sakit. Jadi dia perlu pinjam uang. Dia pinjam uang dari siapa? Dari rentenir. Dan rentenir itu ngeri. Dia itu 1 persen sehari," ujar Prabowo.

Ia menyoroti ketidakadilan akses pembiayaan yang selama ini dialami rakyat kecil dibandingkan dengan pelaku usaha besar. Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan solusi pembiayaan yang jauh lebih terjangkau melalui koperasi.

"Ini adalah penindasan manusia ke manusia. Masak orang miskin dikenakan 1 persen sehari?" tuturnya.

Dalam skema Koperasi Merah Putih, pemerintah merencanakan pemberian kredit mikro dengan bunga yang jauh lebih rendah daripada rata-rata pasar saat ini. Ia optimistis suku bunga rendah dapat diwujudkan untuk mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

"Rakyat kecil 20 persen. Saya bilang, tidak bisa. Nanti Koperasi Merah Putih harus di bawah itu. Kalau perlu 6 persen setahun. Bisa," jelasnya.

Sejauh ini, Prabowo mengklaim pemerintah telah merealisasikan pembangunan puluhan ribu koperasi yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung seperti gudang dan cold storage.

Pencapaian ini dianggap sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengelola ekonomi kerakyatan.

"Siapa yang mengira kita bisa bikin 80 ribu koperasi lengkap dengan gudang, lengkap dengan cold storage, lengkap dengan semua itu dalam satu tahun? Kan enggak. Kita hari ini sudah 30 ribu koperasi," ungkap Prabowo.

Prabowo menyimpulkan bahwa kunci kemajuan ekonomi bangsa terletak pada optimalisasi pengelolaan dan pengorganisasian sumber daya yang sudah ada.

Ia percaya, dengan tata kelola yang baik, potensi ekonomi rakyat akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan nasional.

"Jadi kekuatan ekonomi kita besar. Hanya tinggal diorganisir," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait KOPERASI atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana