tirto.id - Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang puncaknya diprediksi terjadi pada 2-4 Januari 2026.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menjelaskan terdapat lima skema yang disiapkan untuk menghadapi arus balik tersebut. Pertama, penggelaran di gerbang tol utama yang menerima arus lalu lintas, yaitu GT Cililitan, GT Halim, GT Cikunir 8, dan GT Cikunir 6.
"Kemudian yang kedua kami berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk mengoptimalisasi layanan MR atau mobile reader baik petugas maupun alatnya," ujar Dhanar kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Dia menerangkan, rekayasa lalu lintas berupa contraflow juga akan diterapkan mulai dari kilometer 0 atau samping GT Halim sampai dengan kilometer 8 di Semanggi. Kemudian contraflow kedua akan kembali diterapkan untuk melakukan penarikan di arus yang terjadi kepadatan.
"Yang selanjutnya. Kami juga menyiapkan penyekatan. Khususnya di Gerbang Tol Cikunir 8, di mana kita menghalau sumbu 3 yang akan masuk tol JORR," tutur dia.
Lebih lanjut, dia menerangkan, sosialisasi kepada pengguna jalan akan terus dilakukan, terutama terkait ketersediaan saldo pada kartu e-toll yang kerap menimbulkan hambatan kelancaran lalu lintas.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, membeberkan mayoritas masyarakat diperkirakan memilih keberangkatan pada pagi hari di puncak arus keberangkatan, 24 Desember 2025, begitu juga pada masa arus balik. Hal ini berdasarkan survei yang telah dilakukan pemerintah.
“Mayoritas responden memilih jam keberangkatan pada rentang 07.00-09.59. Adapun puncak kepulangan nasional Jumat, 2 Januari, responden memilih jam kepulangan rentang pukul 07.00-09.00,” kata Dudy.
Berdasarkan survei yang dilakukan kementeriannya bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Pusat Statistik (BPS), dan akademisi, moda transportasi yang paling banyak dipilih masyarakat pada periode liburan akhir tahun adalah mobil pribadi.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































