Menuju konten utama

Polisi: ABH Ledakan SMAN 72 Beli Alat Rakit Bom via Online

ABH juga mengaku kepada keluarganya bahwa paket itu berisi barang untuk keperluan ekstrakurikuler di sekolahnya.

Polisi: ABH Ledakan SMAN 72 Beli Alat Rakit Bom via Online
Siswa berolahraga di SMAN 72 Jakarta, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta kembali berlangsung secara tatap muka, meski tidak semua siswa hadir secara langsung karena masih dalam tahap pemulihan setelah sebelumnya dihentikan selama 10 hari dampak dari insiden ledakan pada Jumat (7/11/2025) lalu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polisi mengungkap cara anak berhadapan dengan hukum (ABH) mendapatkan bahan untuk merakit bom yang diledakan di SMAN 72 Jakarta. Dari pemeriksaan saksi, diduga kuat bahan peledak dibeli secara online.

"Iya seperti itu (dibeli online). Karena, kan, orang tuanya yang menerima (paket diduga bahan peledak)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).

Budi menyebutkan ABH juga mengaku kepada keluarganya bahwa paket itu berisi barang untuk keperluan ekstrakurikuler di sekolahnya. Oleh karenanya, pihak keluarga tidak mencurigai paket tersebut.

"Kalau ke orang tuanya, ke keluarganya dia bilang itu untuk ekstrakurikuler. Makanya disimpan sama pihak keluarga," ujar Budi.

Dijelaskan Budi, pemeriksaan terhadap ABH sendiri masih belum dilakukan hingga saat ini. Sebab, berdasarkan keterangan dokter bahwa secara psikis masih belum memungkinkan karena anak berinisial F itu masih kerap bengong.

ABH juga masih sering mengeluhkan mual dan pusing usai dua hari lalu pencopotan selang makan. Sehingga, akan dilakukan pemeriksaan saat kondisinya benar-benar pulih.

Di sisi lain, kata Budi, pihak keluarga mengungkap tidak ada perubahan perilaku menjelang ABH melakukan aksinya di sekolah. Namun, memang karakter ABH tersebut sangat pendiam.

"Ya sama ya karakternya memang sifatnya seperti itu, pendiam," tutur Budi.

Terkait dengan korban lainnya, Budi mengemukakan bahwa kondisinya juga masih mengalami trauma. Kendati demikian, pemulihan melalui trauma healing terus diupayakan.

“Oh iya dengan APSIFOR, dengan HIMPSI, semua terlibat,” pungkas dia.

Baca juga artikel terkait LEDAKAN DI SMA KELAPA GADING atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama