Menuju konten utama

Penyebab Kebakaran di Taman Puring, Sekitar 500 Kios Dilalap Api

Penyebab kebakaran di Pasar Taman Puring diduga berasal dari kios yang sudah tutup. Api menghanguskan 500 kios dan sedang diselidiki Polisi.

Penyebab Kebakaran di Taman Puring, Sekitar 500 Kios Dilalap Api
Ilustrasi kebakaran. Istockphoto/Getty Images

tirto.id - Kebakaran hebat terjadi di Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (28/7). Lebih dari 500 kios dilaporkan hangus dilalap api. Apa penyebab kebakaran tersebut?

Kebakaran di Taman Puring terjadi sekitar pukul 18.02 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta mengerahkan 34 unit mobil pemadam untuk memadamkan api, dan proses pemadaman berlangsung hingga beberapa jam .

Tim Damkar langsung menuju lokasi setelah mendapat telepon dari salah satu warga yang menyadari jika ada kebakaran di Taman Puring. Asap hitam yang membumbung tinggi menandakan jika si jago merah sedang berkobar melahap ratusan kios yang ada di kawasan tersebut.

Penyebab Kebakaran di Taman Puring

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dimintai keterangan terkait penyebab kebakaran, mengatakan jika api diduga berawal dari salah satu kios yang sudah tutup.

"Kebetulan waktu operasional dari Pasar Taman Puring ini dari jam 08.00-17.00 WIB sudah mulai terlihat oleh salah satu pemilik toko, keluar asap terlihat dari salah satu toko yang sudah tutup di tengah," jelasnya, dikutip AntaraNews.

Polisi masih memastikan bahwa toko yang menjadi sumber kebakaran tersebut berjualan barang pakaian, sepatu ataupun elektronik lantaran semuanya mudah terbakar.

Nicolas menyebut jika saat warga mengetahui ada kebakaran, api tersebut telah berkobar di kios yang sudah tutup tersebut. Parahnya, lokasi kios yang diduga sebagai sumber api ini berada di tengah-tengah sehingga jangkauan akibat meluas ke beberapa kios yang berada di sekitarnya.

Sementara itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menyebut penyebab munculnya asap di kios tutup tersebut adalah karena korsleting listrik.

“Penyebab sementara kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” tulis laporan resmi Command Center Gulkarmat Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Kios-kios di Taman Puring biasanya buka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Karena banyak yang sudah tutup, maka tidak banyak orang yang berada di dalam kios-kios tersebut.

Meskipun belum ada laporan adanya korban jiwa dan luka-luka, aparat mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kios untuk tidak memasuki kawasan Taman Puring terlebih dahulu untuk menghindari korban cedera karena bangunan yang lapuk.

Sebelum ini, sudah pernah terjadi kebakaran di kawasan Taman Puring. Pada 2002, kebakaran menghanguskan hampir semua kios. Setelah dibangun ulang, kebakaran kembali terjadi di tahun 2005. Saat itu puluhan kios dilaporkan hangus terbakar.

Akibat kebakaran ini, bus Transjakarta sempat mengalami hambatan. Hal ini diunggah di akun X @PT_Transjakarta.

“#INFOTRANSJAKARTA | Koridor 13, Rute 13B dan Rute L13E mengalami perpendekan menjadi CBD Ciledug - Velbak dikarenakan adanya Insiden Kebakaran di sekitar Mayestik. #JAKI #PerluTahu #Koridor13 #Rute13B #RuteL13E,” tulisnya.

Saat ini koridor dan rute tersebut sudah beroperasi dengan normal kembali. Taman Puring adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris Jakarta. Di sana, pengunjung biasanya mencari berbagai barang seperti aksesori kendaraan, tas dan sepatu KW, dan lainnnya.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra