Menuju konten utama

Kebakaran di Pasar Jatinegara Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

Awal pemadaman dilakukan pukul 13.43 WIB, dan api berhasil dilokalisir pukul 14.02 WIB.

Kebakaran di Pasar Jatinegara Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan api di lokasi kebakaran di Jalan Jatinegara Barat, RT 09/RW 01, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (24/7/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

tirto.id - Kebakaran menghanguskan empat kios di Jalan Jatinegara Barat, RT 09/RW 01, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Sudin Gulkarmat Jaktim) melaporkan dugaan awal pemicu kebakaran ini adalah kebocoran gas.

"Dugaan penyebab dari informasi yang kami terima adalah adanya sumber apinya itu dari tabung gas," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, dikutip Antara, Kamis (24/7/2025).

Wahid menyebutkan, informasi kebakaran tersebut diterima pukul 13.38 WIB. Lalu, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama lima unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

"Informasi kita dapat pada pukul 13.38 WIB. Kemudian kita luncurkan lima unit di tahap pertama pemberangkatan. Namun terlihat saat itu di perjalanan itu asap cukup tebal, dan laporannya adalah toko, maka kami luncurkan lagi unit," ujarnya.

Pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 13.42 WIB. Awal pemadaman dilakukan pukul 13.43 WIB, dan api berhasil dilokalisir pukul 14.02 WIB. Proses pendinginan mulai dilakukan pukul 14.22 WIB dan pemadaman sudah selesai pada pukul 15.15 WIB.

"Begitu kami tiba di lokasi, kami langsung melokalisir api. Teridentifikasi ada empat bangunan kios yang terbakar, serta satu toko tempat penyimpanan barang bangunan yang ikut terdampak di bagian belakang," jelas Wahid.

Total sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dengan 60 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran empat ruko tersebut.

"Karena lalu lintas yang cukup padat, kami luncurkan dua tahap hingga 12 unit mobil pemadam kebakaran," ujarnya.

Wahid pun mengimbau, warga untuk lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas dan segera melapor jika mencium bau gas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Anggun P Situmorang