tirto.id - Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan dengan nilai total Rp482,3 juta buat korban kebakaran di tiga wilayah DKI Jakarta, yakni Bukit Duri, Grogol Utara, dan Tambora.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memastikan seluruh bantuan itu sudah disalurkan pada Selasa, 12 Juli 2025.
"Bantuan disalurkan kemarin [Selasa], sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana," kata Gus Ipul di Jakarta pada Rabu (23/7/2025).
Bantuan dari Kemensos meliputi kasur, selimut, tenda, pakaian untuk anak-anak dan orang dewasa, perlengkapan ibadah, seragam sekolah, hingga paket kebutuhan dasar keluarga (family kit).
Tak hanya bantuan logistik, Kemensos juga menyiapkan pendampingan untuk memastikan kebutuhan pokok para korban terpenuhi.
Insiden kebakaran yang melanda tiga tempat di DKI Jakarta terjadi secara berturut-turut sejak akhir kemarin. Kebakaran pertama terjadi pada Sabtu (19/7/2025) pagi di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran di Jalan Kutilang, RT 006 dan RT 010, RW 02, Bukit Duri tersebut.
Kebakaran di Bukit Duri mengakibatkan empat anak meninggal dunia dan 6 orang dewasa mengalami luka-luka. Sementara 46 warga terdampak hingga saat ini masih mengungsi di tenda milik BPBD DKI Jakarta yang didirikan di lapangan bulu tangkis Gang Katik.
Kebakaran kedua terjadi pada pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Juraganan 1 Nomor 49, RT 012 dan RT 013, RW 12 Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kebakaran ini juga diduga karena korsleting listrik.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kebakaran ini menyebabkan 191 orang harus mengungsi. Untuk sementara, mereka menempati tenda pengungsian yang berdiri di sebuah lahan kosong dekat lokasi kejadian. Sebagian korban juga ada yang mengungsi ke rumah kerabat.
Adapun kebakaran ketiga terjadi di Jalan Duri Utara I, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Senin pagi (21/7/2025) sekitar pukul 08.35 WIB. Api diduga berasal dari kompor yang ditinggal dalam keadaan menyala.
Kejadian itu menghanguskan 88 rumah semi permanen di RT 05, 11, 12, 13, dan 14, RW 02, Duri Utara. Sekalipun tidak ada korban korban jiwa atau luka, kebakaran ini memaksa 530 jiwa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































