Menuju konten utama

Menteri PKP: Rusun Subsidi di Meikarta Dibangun Tahun Ini

Ara menilai Meikarta siap dari segi lahan yang dapat direalisasikan pembangunan rusun subsidi pada tahun 2026.

Menteri PKP: Rusun Subsidi di Meikarta Dibangun Tahun Ini
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan arahan saat pembahasan optimalisasi program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kantor Menara Bank BJB, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/6/2025). Menteri PKP Maruarar Sirait mendorong Bank BJB untuk meningkatkan target penyaluran dan serapan KPR Sejahtera FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Jawa Barat sebesar 30 ribu unit dari kuota sekitar 105 ribu unit rumah subsidi se-Jawa Barat. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memastikan realisasi pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, dilakukan tahun ini.

“Rencana tahun ini sudah akan dimulai rumah susun yang akan dibangun buat rakyat di Meikarta. Jadi, saya pikir itulah langkah strategis yang kita lakukan konkret bagaimana swasta juga bisa berkolaborasi,” ungkap Maruara ditemui di Jakarta, mengutip Antara, Kamis (15/1/2025).

Pria yang akrab disapa Ara itu menilai Meikarta siap dari segi lahan yang dapat direalisasikan pembangunan rusun subsidi pada tahun 2026.

Hal ini juga senada dengan kebutuhan hunian di kawasan industri Meikarta yang ia sebut cukup tinggi dan berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja sekitarnya.

“Harus tahun ini, yang pertama di Meikarta. Pak James (Riady, CEO Lippo Group) sudah siapkan,” katanya.

Ia memastikan pihaknya juga terus mematangkan regulasi terkait rusun subsidi yang melibatkan para pemangku kepentingan terkait seperti pengembang, perbankan dan calon konsumen.

“Rusun kita matangkan aturan, kita pertemuan terus dengan para developer, kemudian juga perbankan, ada juga saya minta dilibatkan calon konsumen untuk memastikan ini berhasil,” tukas Ara.

Sebelumnya, Kementerian PKP mengungkapkan Keputusan Menteri (Kepmen) terkait rumah susun subsidi diharapkan dapat terbit pada bulan ini.

Kepmen rusun subsidi tersebut, lanjutnya, akan terkait dengan rumah susun, bunga pinjaman, terus tenor dan sebagainya.

Di sisi lain, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan rumah susun (rusun) subsidi dapat menjadi solusi atas backlog hunian di perkotaan.

BP Tapera juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, dan para pemangku kepentingan lainnya terkait dengan skema pembiayaannya.

Selain itu, hal-hal yang juga harus diperhitungkan yakni bagaimana nanti dari sisi skema pembiayaannya, dari sisi uang mukanya, bunganya, tenor atau jangka waktu pelunasan pembayarannya hingga perlindungan.

Baca juga artikel terkait RUMAH SUSUN BERSUBSIDI

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama