tirto.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, membatalkan rencana kunjungan kerja dan partisipasi dalam forum global Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2026 yang dihelat di Antalya, Turki.
Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menuturkan bahwa Sugiono berhalangan hadir karena Presiden Prabowo Subianto memintanya tetap berada di Jakarta.
"Hal ini menyusul adanya arahan strategis dari Presiden RI yang mengharuskan Menlu RI untuk tetap berada di Jakarta," kata Yvonne dalam keterangan pers, Jumat (17/4/2026).
Yvonne menegaskan bahwa ketidakhadiran Sugiono dalam acara tersebut tidak bermaksud untuk mengurangi rasa hormat dan keharmonisan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Turki. Kemlu juga mengharapkan bahwa ADF 2026 semakin memperkuat hubungan diplomatik Indonesia-Turki di masa depan.
"Ketidakhadiran Menlu RI pada ADF 2026 tidak mengurangi komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Turki baik dalam kerangka bilateral maupun dalam kerangka kerja sama ASEAN," jelasnya.
Nantinya, posisi Sugiono sebagai pembicara di ADF 2026 akan digantikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama. Yvonne menegaskan bahwa salah satu topik yang akan digaungkan oleh Indonesia di ADF 2026 adalah mengenai perjuangan kemerdekaan Palestina dan sejumlah isu geopolitik di Timur Tengah.
"Indonesia akan terus memastikan peran aktifnya dalam keberlanjutan pembahasan proses perdamaian Palestina dan isu geopolitik terkini di Timur Tengah," ungkapnya.
Diketahui bahwa dalam ADF 2026 akan dihadiri oleh negara Grup of 8 yang semuanya adalah anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Para pembicara di ADF 2026 merupakan pejabat negara setingkat menteri ataupun dari mereka yang ditunjuk untuk mewakili.
"Menlu RI sedianya akan berbicara pada sesi panel tentang kerja sama ASEAN dan menghadiri pertemuan dengan Group of 8 (8 Negara Anggota OKI) terkait isu Palestina dan Timur Tengah," ujarnya.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































