tirto.id - Chromebook adalah salah satu jenis laptop yang kini banyak beredar di pasaran. Diperkenalkan oleh Google, Chromebook telah dipasarkan oleh berbagai produsen laptop ternama di dunia. Lalu, apa itu Chromebook dan apa bedanya dengan laptop biasa?
Laptop kini menjadi perangkat portable yang dibutuhkan oleh banyak orang, baik bagi kalangan profesional, pelajar, hingga masyarakat umum. Laptop sendiri memerlukan perangkat lunak utama berupa operating system (OS) atau sistem operasi agar dapat bekerja dengan baik.
Beberapa sistem operasi yang umum dikenal dan populer digunakan pada laptop antara lain Windows dari Microsoft dan MacOS dari Apple. Selain kedua OS tersebut, ada pula Linux yang merupakan sistem operasi open source.
Artinya, OS ini dapat digunakan atau dimodifikasi oleh siapa saja, salah satunya oleh Google. Google sendiri telah sukses memasarkan Android, sebuah sistem operasi berbasis kernel Linux yang dirancang untuk perangkat mobile seperti smartphone.
Sukses dengan Android, Google pun memperkenalkan sistem operasi khusus laptop bernama ChromeOS. Laptop dengan OS inilah yang disebut Chromebook.
Apa Itu Laptop Chromebook?

Laptop Chromebook adalah jenis laptop yang dirancang oleh Google dan dijalankan menggunakan sistem operasi ChromeOS. Meski tidak sepopuler Windows dan MacOS, ChromeOS sebenarnya bukan sistem operasi baru.
Sistem operasi ini sudah diperkenalkan sejak tahun 2009 silam. Sementara itu, Chromebook sendiri diluncurkan dan dipasarkan pertama kali pada tahun 2011 oleh Samsung dan Acer Inc.
Chromebook sangat bergantung pada internet dan aplikasi berbasis cloud untuk menjalankan berbagai tugas komputasi. Artinya, sebagian besar aplikasi dan data pengguna nantinya akan disimpan dan diakses melalui internet, bukan melalui penyimpanan di perangkat.
Dengan penyimpanan data di cloud, pengguna dapat mengakses file mereka dari mana saja dengan koneksi internet. Meskipun demikian, tetap ada beberapa aplikasi dan fungsi dasar yang masih bisa digunakan secara offline, misalnya Gmail Offline, Google Drive, atau pemutar media bawaan.
Di sisi lain, penggunaan koneksi internet dan penyimpanan cloud membuat Chromebook memiliki keunggulan lain, salah satunya tidak memerlukan spesifikasi tinggi pada perangkat kerasnya. Hal ini membuat Chromebook harga relatif lebih murah jika dibandingkan laptop pada umumnya.
Selain itu, Chromebook juga dikenal punya waktu booting yang cukup cepat, salah satunya karena ChromeOS termasuk ringan dan minimalis jika dibandingkan OS lain seperti Windows dan MacOS.
Secara keseluruhan, Chromebook adalah laptop yang sangat cocok untuk pengguna yang aktivitas sehari-harinya berpusat pada penggunaan web, seperti browsing, menggunakan email, mengerjakan dokumen online, atau kegiatan belajar mengajar.
Dengan harga yang terjangkau dan integrasinya dengan layanan Google, Chromebook jadi cukup populer di dunia pendidikan dan banyak dipakai oleh pelajar, mahasiswa, hingga para guru.
Beda Chromebook dengan Laptop Biasa
![]()
Chromebook adalah perangkat yang sebenarnya tak jauh beda dengan laptop pada umumnya karena memiliki tampilan fisik dan fungsi serupa. Namun, Chromebook tetap memiliki perbedaan tersendiri jika dibandingkan dengan laptop lain. Berikut beberapa perbedaan Chromebook dan laptop lain:
1. Sistem Operasi
Chromebook menggunakan ChromeOS yang dikembangkan oleh Google. OS ini ringan, cepat, dan tentunya terintegrasi dengan layanan Google seperti Gmail dan Google Drive. ChromeOS menawarkan antarmuka yang mudah digunakan, terutama oleh mereka yang terbiasa dengan browser Chrome.Laptop selain Chromebook umumnya menggunakan sistem operasi Windows atau MacOS. Sistem operasi ini memiliki fleksibilitas yang lebih luas dan kompatibel dengan berbagai jenis software, termasuk aplikasi yang berjalan secara offline.
2. Ruang Penyimpanan dan Ketergantungan Internet
Chromebook sangat mengandalkan koneksi internet dan penyimpanan berbasis cloud (Google Drive), tapi masih ada beberapa aplikasi yang bisa berjalan secara offline.Karena mengandalkan cloud, penyimpanan lokal perangkat ini umumnya lebih kecil bila dibandingkan dengan laptop lain, biasanya berkisar antara 16-128 GB saja.
Laptop lain yang menggunakan Windows atau MacOS tidak terlalu tergantung pada akses internet. Pengguna dapat menginstal, menjalankan aplikasi, serta menyimpan data ke dalam perangkat. Hal ini pula yang membuat penyimpanan lokal laptop biasa relatif lebih besar, bahkan hingga ukuran terabyte.
3. Performa
Chromebook umumnya menawarkan kinerja yang cepat, terutama untuk berbagai tugas berbasis web. Laptop yang satu ini juga memiliki waktu booting yang cepat. Namun, Chromebook kemungkinan tidak cocok digunakan untuk tugas-tugas dengan aplikasi yang lebih berat.Sementara itu, kinerja laptop lain sangat bervariasi tergantung pada spesifikasi perangkat kerasnya. Misalnya, laptop Windows kelas high-end mampu melakukan berbagai tugas yang berat atau multitasking dengan mudah, sementara spesifikasi yang lebih rendah mungkin memiliki performa sama seperti Chromebook.

4. Kompatibilitas Software
Chromebook adalah laptop yang dirancang menggunakan aplikasi berbasis web dan aplikasi Android. Artinya, tidak semua aplikasi dapat diinstal sehingga menyulitkan pengguna yang membutuhkan perangkat lunak khusus.Di sisi lain, laptop biasa mendukung penggunaan perangkat lunak yang lebih luas, termasuk aplikasi desktop berat, game dengan grafis tinggi, perangkat lunak desain grafis, hingga aplikasi pengeditan video.
5. Keamanan
ChromeOS memiliki keamanan yang cukup tinggi karena dilengkapi dengan pembaruan otomatis, fitur keamanan sandboxing, dan proses booting terverifikasi. Secara umum, Chromebook dianggap lebih aman terhadap ancaman malware maupun virus.Laptop lain yang menggunakan Windows atau MacOS sebenarnya juga memiliki tingkat keamanan yang baik dan tangguh. Namun, karena keduanya lebih populer dan digunakan oleh banyak orang, laptop-laptop ini sering jadi sasaran virus dan malware.
6. Harga
Chromebook harga umumnya lebih terjangkau sehingga cocok bagi mereka yang punya budget terbatas. Bahkan, banyak Chromebook yang dijual dengan harga sekitar Rp1 jutaan. Secara umum, harga Chromebook rata-rata berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000.Sementara itu, laptop lainnya memiliki range harga yang cukup beragam, tergantung merek, spesifikasi, hingga fitur-fitur tertentu. Laptop lain bisa memiliki harga yang jauh lebih tinggi, terutama laptop untuk gaming, desain grafis, dan multitasking profesional.
Itulah beberapa perbedaan Chromebook dan laptop biasa. Chromebook adalah pilihan laptop yang dirancang untuk kesederhanaan, kecepatan, dan cocok bagi pengguna yang lebih sering bekerja secara online.
Dengan sistem operasi Chrome OS yang ringan dan terintegrasi erat dengan layanan Google, Chromebook menjadi solusi ideal untuk pelajar, pekerja kantoran, dan siapa saja yang membutuhkan perangkat praktis untuk kebutuhan sehari-hari seperti mengetik atau menjelajah internet.
Meski memiliki keterbatasan, Chromebook tetap menawarkan keunggulan dalam hal efisiensi dan harga yang terjangkau. Keunggulan ini pula yang membuat pemerintah Indonesia sempat melakukan pengadaan Chromebook untuk mendukung digitalisasi di dunia pendidikan.
Sayangnya, upaya pemerintah ini tak lepas dari kontroversi karena muncul dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek pada periode 20219-2022. Ingin tahu lebih dalam tentang kasus pengadaan laptop Chromebook di Indonesia? Cek fakta-faktanya di sini.
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id






























