Menuju konten utama

Mendag Akan Temui Mendes, Bahas Aturan Alfamart Cs Dekat Kopdes

Mendag akan meminta penjelasan terkait wacana menghentikan ekspansi ritel moderen swasta setelah Kopdes Merah Putih berjalan secara optimal.

Mendag Akan Temui Mendes, Bahas Aturan Alfamart Cs Dekat Kopdes
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (tengah) berbincang dengan pelaku UMKM usai membuka Pasar Murah Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Halaman Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

tirto.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan bakal menemui Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto untuk membahas pengaturan ulang ritel modern usai terbangunnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Dalam pertemuan tersebut, Budi berencana meminta kejelasan dari Yandri terkait pernyataan sebelumnya yang meminta ritel modern—seperti Indomaret dan Alfamart—untuk berhenti berekspansi setelah Kopdes Merah Putih berjalan secara optimal.

“Saya rencananya ketemu Pak Mendes. Saya belum tahu maksudnya seperti apa. Saya dengan Pak Mendes tadi memang mau janji (untuk bertemu). Kan ada acara lain, sekalian saya mau nanya itu. Seperti apa maksudnya,” tutur Budi kepada awak media usai meninjau produk UMKM lokal yang dijual di jaringan bisnis KAI Service di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).

Sebagai informasi, usulan pembatasan ekspansi Alfamart dan Indomaret sebelumnya disampaikan Yandri dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI. Menurut dia, usulan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat desa.

“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret stop (ekspansi),” kata dia di kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, 12 November 2025 silam.

Rencana tersebut kemudian digaungkan kembali oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Tidak hanya kepada Alfamart dan Indomaret, imbauan ini juga berlaku bagi toko-toko ritel modern lainnya.

Menurut Ferry, imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat posisi Kopdes Merah Putih agar pada akhirnya dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Jadi saya pernah ketemu dengan yang punya retail modern yang sebelah sana, saya bilang stop bikin retail modern di desa, biarkan di desa itu si kooperasi desa yang jualan retail barang-barangnya,” katanya di Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026).

Baca juga artikel terkait LATEST SC atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana