Menuju konten utama

Menaker Blacklist Bisnis yang Asal Rekrut Peserta Program Magang

Menaker sebut masih banyak perusahaan yang justru menempatkan lulusan S1 tidak sesuai bidangnya, seperti di bagian resepsionis.

Menaker Blacklist Bisnis yang Asal Rekrut Peserta Program Magang
Menaker Yassierli Launching Lapor Menaker, Mudahkan Penyampaian Keluhan dan Aduan Masyarakat. tirto.id/Qonita

tirto.id - Menteri Ketenegakerjaan, Yassierli, mengatakan akan memasukkan perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan peserta Program Magang lulusan sarjana atau S1 tidak sesuai kompetensinya ke dalam daftar hitam.

Pasalnya, dalam hasil monitoring dan evaluasi yang pihaknya lakukan, masih banyak perusahaan yang justru menempatkan lulusan S1 ini tidak sesuai bidangnya, seperti di bagian resepsionis.

“Ketika kita memilih itu kan memang perusahaannya butuh, karena memang ini sesuai dengan kompetensi seorang lulusan S1. Taunya pekerjanya lebih kepada resepsionis, kemudian apa, dan seterusnya,” kata Yassierli di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

"Itu kita tinjau, kita monitoring dan evaluasi, dan kemudian dari situ ada yang kita tegur, ada yang kita blacklist, dan seterusnya," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi terhadap berbagai keluhan yang disampaikan oleh peserta magang dan juga masyarakat selama berlangsungnya program magang ini.

Sanksi berupa teguran hingga blacklist pun diterapkan untuk perusahaan-perusahaan yang tidak menjalankan perannya sesuai dengan kesepakatan awal.

“Jadi gini, kita mengelola ribuan perusahaan, jadi kita membuat sistem, kita buatlah mekanismenya, pengaduan dari peserta magang, pengaduan dari masyarakat. Itu kita follow up. Ada sekian banyak perusahaan yang kita tegur, kemudian kita blacklist,” ujarnya.

Tak hanya menempatkan peserta magang di posisi yang tidak semestinya, Yassierli pun menemukan beberapa contoh penyelewengan yang dilakukan perusahaan, seperti memperkerjakan peserta magang melebihi jam kerja.

“Misalnya, jam kerja. Padahal kita katakan mereka bukan pekerja,” tuturnya.

Adapun, Program Magang batch pertama akan segera berakhir. Program ini akan berakhir pada 19 April 2026 untuk Batch 1A dan 23 April 2026 untuk Batch 1B, setelah berlangsung selama enam bulan.

Baca juga artikel terkait MAGANG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana