tirto.id - Lirik lagu Nyiur Hijau ciptaan R. Maladi memuat makna tentang besarnya rasa cinta kepada Tanah Air Indonesia. Lagu ini pernah menjadi lantunan pengisi rutin untuk membuka siaran berita di Radio Republik Indonesia (RRI).
Adapun lirik Nyiur Hijau adalah contoh lagu yang bisa membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia. Karya musik ini merupakan salah satu dari banyak lagu ciptaan Maladi lainnya.
Berikut lirik lagu Nyiur Hijau diciptakan oleh R. Maladi:
Nyiur hijau di tepi pantai
Siar siur daunnya melambai
Padi mengembang kuning merayu
Burung-burung bernyanyi gembira
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang subur kaya makmur
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang indah permai nyata.
Makna Lagu Nyiur Hijau Ciptaan R. Maladi
Lagu Nyiur Hijau adalah lagu nasional yang memiliki unsur nasionalisme. Lagu ini menceritakan bagaimana keindahan alam di Indonesia sebagai tanah air kecintaan bangsa.
Nyiur hijau di tepi pantai
Siar siur daunnya melambai
Lirik lagu Nyiur Hijau di atas memiliki representasi penggambaran keindahan pohon kelapa. Pohon tersebut melambai-lambai terkena angin di pinggir pantai.
Lirik selanjutnya memberikan gambaran kesuburan wilayah Indonesia yang ditandai personifikasi berupa padi mengembang dan warnanya yang kuning merayu atau memikat. Hal itu tertera di dalam syair berikut:
Padi mengembang kuning merayu
Burung-burung bernyanyi gembira
Bait terakhir lirik lagu Nyiur Hijau lantas memuat ungkapan kecintaan pada Tanah Air Indonesia. Rasa cinta masyarakat kepada Tanah Air muncul di dalam larik-larik berikut.
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang subur kaya makmur
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang kaya permai nyata
Selain itu, kalimat "tanah airku, tumpah darahku, tanah yang kaya" juga menjadi perwujudan sikap nasionalisme bangsa Indonesia. Rakyat pun bisa menyanyikan lagu guna memperlihatkan kecintaan kepada negara, wilayah bangsa, dan rasa rela berkorban demi negerinya.
Siapa R. Maladi Pencipta Lagu Nyiur Hijau?
R. Maladi atau Raden Maladi merupakan musikus, pejuang kemerdekaan, birokrat, sekaligus seorang pelopor olahraga sepak bola di Indonesia. Sebelum era kemerdekaan, Maladi pernah menjadi kiper tim PSSI masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda periode 1930-an.
Pada masa revolusi kemerdekaan RI, Maladi pun ikut berjuang melawan Belanda. Sepak bola juga masih menjadi dunianya setelah itu, bahkan sempat menjadi Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) periode 1950-1959.
R. Maladi tercatat pula masuk kabinet di bawah pemerintah Presiden pertama RI, Soekarno. Lantaran pernah menjalankan pekerjaan di RRI, Maladi bisa memperoleh jabatan sebagai Menteri Penerangan RI periode 1959-1962.
Kendati ia tak menduduki posisi yang sama setelahnya, ia tetap berada di kabinet. Maladi tercatat sebagai Menteri Olahraga RI yang pertama, yakni untuk masa jabatan 1964-1966.
Olahraga semula menjadi tanggung jawab Menteri Negara Urusan Pemuda atau Menteri Pembangunan/Pemuda. Pada 1964, Kementerian Olahraga baru resmi terbentuk dengan Maladi sebagai pemimpinnya.
Maladi tercatat lahir pada 30 Agustus 1912 di sebuah desa terpencil yang merupakan wilayah dari Karanganyar, Jawa Tengah. Desa kelahirannya berada di kaki Gunung Lawu.
Musik merupakan hobi sejak masa kecilnya. Dia menekuni hobi musik hingga menjadi pengarang lagu dengan banyak karya.
Lirik lagu Nyiur Hijau diciptakan oleh Maladi hanya salah satu dari sederet karyanya. Ia juga tercatat pernah menciptakan lagu "Di Bawah Sinar Bulan Purnama", "Rangkaian Melati", "Solo di Waktu Malam", dan masih banyak lagi.
Maladi meninggal dunia pada 30 April 2001. Lagu Nyiur Hijau termasuk warisan lagu nasional yang berharga.
Ingin mengetahui lebih banyak lirik lagu nasional lain seperti Nyiur Hijau? Pastikan juga untuk mengikuti artikel keluaran terbaru seputar lirik lagu nasional di sini.
Penulis: Arni Arta Rahayu
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id
































