Menuju konten utama

Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026 Gratis untuk Medsos

Berikut link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026 resmi dari BPIP, tema peringatan tahun ini, dan sejarah singkat lahirnya Pancasila.

Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026 Gratis untuk Medsos
Garuda Pancasila. (FOTO ANTARA News/ferly)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Link twibbon Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 sudah disiapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Masyarakat bisa memanfaatkan twibbon sebagai sarana untuk berbagi semangat kebangsaan sekaligus menyebar pesan persatuan melalui media sosial.

Di samping twibbon resmi, juga menyediakan logo Hari Lahir Pancasila dan berbagai materi publikasi. Seluruh materi disiapkan sebagai bagian dari kampanye peringatan hari lahirnya dasar negara Indonesia.

Merujuk Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, perayaan tahun ini mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia".

Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026

BPIP menyediakan twibbon resmi Hari Lahir Pancasila 2026, logo resmi, spanduk, umbul-umbul, dan berbagai materi publikasi lainnya yang bisa diunduh secara bebas melalui laman resmi BPIP.

Masyarakat bisa mengakses tautan unduhan resmi dari BPIP untuk memperoleh file dengan kualitas terbaik dan sesuai pedoman identitas visual peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Materi publikasi resmi dari BPIP tersedia via tautan berikut: Aset Grafis BPIP Hari Lahir Pancasila 2026.

Berikut daftar link twibbon Hari Lahir Pancasila 2026:

Dua tautan di atas bakal diarahkan menuju twibbon dari BPIP di Google Drive. Adapun untuk tautan langsung ke laman Twibbonize, berikut daftarnya:

Bagi yang ingin memasang foto pada twibbon, caranya cukup mudah. Anda hanya perlu buka tautan twibbon di atas, kemudian pilih foto, lalu seesuaikan posisi gambar di dalam bingkai.

Setelah itu, Anda bisa langsung download foto yang sudah ada di dalam twibbon untuk langsung dibagikan ke berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, maupun WhatsApp.

Selain mengunggah twibbon, masyarakat juga bisa menambahkan ucapan Hari Lahir Pancasila untuk memperkuat pesan kebangsaan dan semangat persatuan dalam peringatan tahun ini.

Sejarah Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni mengacu pada momen pidato Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Dalam sidang tersebut, Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia merdeka yang kemudian diberi nama Pancasila. Lima prinsip disampaikan oleh Soekarno, meliputi: kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan yang berkebudayaan.

Adapun proses lahirnya Pancasila berlangsung via serangkaian peristiwa jelang kemerdekaan Indonesia. Pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, BPUPKI menggelar sidang pertama untuk membahas dasar negara yang akan digunakan Indonesia setelah merdeka.

Dalam rentang sidang tersebut, sejumlah tokoh menyampaikan pandangannya mengenai dasar negara. Salah satunya dari pidato Soekarno 1 Juni 1945 yang memperkenalkan istilah Pancasila.

Setelah sidang pertama BPUPKI berakhir, dibentuk Panitia Sembilan dengan tugas merumuskan naskah kompromi dari berbagai usulan yang berkembang. Hasil kerja panitia tersebut melahirkan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.

Perkembangan berikutnya terjadi setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Sehari kemudian, tepatnya 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan UUD 1945 dan menetapkan rumusan Pancasila yang dikenal hingga saat ini sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah perumusannya, salah satunya di era terkini bisa dilakukan lewat twibbon, selain juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga artikel terkait HARI LAHIR PANCASILA atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora