Menuju konten utama

Lahan Pertanian di Bandung Gagal Panen, DKPP Siaga El Nino 2026

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bandung siapkan pompa dan bibit hadapi El Nino Godzilla.

Lahan Pertanian di Bandung Gagal Panen, DKPP Siaga El Nino 2026
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, saat memberikan keterangan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/11/2023). (ANTARA/Rubby Jovan)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung melaporkan sekitar dua hektare lahan pertanian di kawasan Gedebage mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyiagakan sejumlah langkah antisipasi, termasuk percepatan bantuan pompa dan distribusi bibit unggul guna menghadapi ancaman fenomena El Nino Godzilla yang diprediksi melanda tahun ini.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyebut para petani di Rancanumpang belum sempat memanen hasil tani.

"Itu yang terjadi. Dan memang ada yang padi belum sempat dipanen, itu merugikan. Tapi ada juga yang sudah usia panen dan segera dipanen sebelum ada bencana," ungkap Gin Gin saat dihubungi kontributor Tirto, Senin (27/4/2026).

Selain itu, cuaca ekstrem juga berdampak pada distribusi sayuran ke Kota Bandung. Berdasarkan catatan dinasnya, Gin Gin bilang, kebutuhan pangan terhambat cuaca ekstrem bulan ini.

"Ada beberapa informasi, produksinya menurun karena terpengaruh juga oleh cuaca. Berpengaruh harga pangan seperti cabai rawit. Hampir seluruh produk pertanian rentan terhadap cuaca. Apalagi nanti ada isu [kemarau] berkepanjangan," kata Gin Gin.

Jadi menjelang masa kemarau disertai fenomena El Nino Godzilla, ia memastikan, Pemerintah Kota Bandung siapkan sejumlah antisipasi bagi sektor pertanian.

Diantaranya seperti pendampingan para petani, mulai dari edukasi jelang peralihan cuaca, lalu pemenuhan kebutuhan produksi mereka. Ia menyiapkan berbagai jenis bibit unggul, pupuk, pestisida, serta alat-alat penunjang lain.

Termasuk, kata Gin Gin, kebutuhan pompa atau pipanisasi bantuan dari Kementerian Pertanian. Ia sedang mencoba dapatkan akses untuk menerima bantuan tersebut sesegera mungkin.

"Itu menjadi salah satu alternatif untuk menarik air permukaan dari sungai ke sawah. Itu beberapa antisipasi, selain juga menjaga distribusi. Semoga tidak ada penghambatan distribusi pangan," lanjutnya.

"Kami juga terus antisipasi penyuluhan dan pendampingan bagi para petani. Termasuk itu tadi pemenuhan sarana dan prasarana nanti [musim kemarau plus El Nino]," ucap Gin Gin.

Baca juga artikel terkait DAMPAK EL NINO atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Siti Fatimah