tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Riau pada Senin (3/11/2025). Beberapa di antaranya, uang dalam bentuk mata uang asing.
“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, Dolar AS, dan Poundsterling,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).
Meskipun demikian, Budi belum merincikan nominal uang yang didapat dari operasi senyap itu.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang ikut terjaring dalam OTT itu, tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa pagi.
Pantauan Tirto di lokasi, Selasa (4/11/2025), mobil yang membawa Gubernur Riau tiba di pelataran Gedung KPK sekitar pukul 09.36 WIB. Saat keluar dari mobil, Wahid tampak mengenakan kaus putih.
Ia langsung dikawal petugas menuju ke dalam Gedung Merah Putih KPK tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Selain itu, terlihat dua orang ikut dibawa penyidik ke dalam gedung.
Budi Prasetyo mengatakan bahwa ada sembilan orang yang diboyong ke Gedung KPK pada hari ini. Mereka akan tiba dalam dua kloter pagi dan siang.
“Jadi selain pihak-pihak yang diamankan, ada juga sejumlah uang sebagai barang bukti yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” katanya pada Selasa.
Namun, Budi belum mau menjelaskan terkait kasus yang menjerat pejabat daerah tersebut. Kata dia, hal itu akan disampaikan dalam konferensi pers bersama dengan keterangan konstruksi perkara.
“Terkait dengan perkaranya apa, konstruksi perkaranya bagaimana, nanti kami akan update ya dalam konferensi pers,” kata dia.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id
































