Menuju konten utama

Konsumsi Domestik Naik Tipis, Ekonomi Q-II 2025 Didorong PMTB

Kontribusi investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) capai 27,83 persen, dengan pertumbuhan sebesar 6,99 persen di kuartal II/2025.

Konsumsi Domestik Naik Tipis, Ekonomi Q-II 2025 Didorong PMTB
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (29/7/2025). ANTARA FOTO/Fauzan/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Deputi Bidang Neraca dan Analisis Wilayah Badan Pusat Statistik (BPS), Moh. Edy Mahmud, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 sebesar 5,12 persen masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga.

Secara tahunan (year on year/yoy), konsumsi rumah tangga sampai akhir Juni 2025 tumbuh sebesar 4,97 persen dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 54,25 persen. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 4,93 persen.

“Pada triwulan II 2025, komponen ini tumbuh cukup kuat, yakni sebesar 4,97 persen. Hal ini mengindikasikan masih kuatnya permintaan domestik,” paparnya, dalam Konferensi Pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).

Selain itu, kontribusi investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang mencapai 27,83 persen, dengan pertumbuhan sebesar 6,99 persen juga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional lainnya.

Sementara itu, pertumbuhan tertinggi tertinggi terjadi pada komponen ekspor dan impor, dengan masing-masing tumbuh 10,67 persen dan 11,65 persen. Pertumbuhan nilai ekspor ini didorong oleh kenaikan nilai ekspor non-migas dan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Beberapa komoditas barang non migas yang mengalami peningkatan nilai dan volume ekspor, antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan dan bagiannya. Pertumbuhan ekspor jasa, salah satunya didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara,” tambah dia.

Sedangkan, pertumbuhan kinerja impor disebabkan oleh kenaikan impor barang modal serta bahan baku dan penolong, baik secara nilai maupun volume.

“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan II 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi pertumbuhan terbesar, yaitu sebesar 2,64 persen dari 5,12 persen pada pertumbuhan ekonomi di triwulan II. Selain itu, pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 juga ditopang oleh PMTB, dengan sumber pertumbuhan 2,06 persen dan net ekspor memberikan sumber pertumbuhan 0,02 persen,” jelas Edy.

Sayangnya, pada triwulan II 2025 konsumsi pemerintah masih mencatatkan pertumbuhan negatif di angka -0,33 persen. Sehingga, membuat kontribusinya terhadap PDB triwulan II 2025 hanya mencapai 6,93 persen.

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana