tirto.id - Komisi II DPR RI akan mengkaji revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (RUU Adminduk). Beleid itu sudah masuk ke dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2026.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menjelaskan salah satu yang dibahas di dalam UU tersebut terkait pembentukan single id number. Rifqinizamy ingin agar satu nomor induk kependudukan (NIK) bisa digunakan dalam identifikasi diri yang menggunakannya untuk berbagai keperluan.
“Kami ingin menciptakan single ID number di Indonesia. Jadi, cukup dengan punya NIK, kami bisa mengidentifikasi diri kita sebagai warga negara untuk berbagai macam keperluan,” kata Rifqinizamy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Dengan begitu, dia menyebut masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan publik, seperti kepentingan pertanahan, hingga untuk Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP). Tak hanya itu, dengan identitas tunggal itu, bisa digunakan sebagai nomor paspor juga.
Oleh karena itu, dia mengatakan perlunya modernisasi sistem kependudukan di Indonesia. Rifqinizamy menyebut penerapan single id number sudah banyak diterapkan di beberapa negara. Dia bahkan mengusulkan agar kartu bank cukup hanya menggunakan id number tersebut.
“Komisi Il punya kepentingan untuk memodernisasi sistem kependudukan kita, biar enggak kayak sekarang. Jadi, isunya bukan e-KTP, di atasnya e-KTP, single ID number, dan itu terjadi di banyak negara,” ucapnya.
“Kalau perlu di situ ya kartu bank pun cukup dengan ID number. Jadi begitu kita lahir, kita dikasih ID number, itu berlaku untuk seluruh publik services yang ada di Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Rifqinizamy mengatakan Komisi II DPR RI akan membahas revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tahun depan.
“Jadi ya kami sedang mengorkestrasi ini secara substansi dan secara politik agar bisa terpenuhi dan terselesaikan di 2026. 2026 tahun yang sibuk untuk legislasi di Komisi II DPR RI,” pungkasnya.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































